AKTIVITAS AIR
A.
. Pengertian dan Asal-Usul Renang
Olahraga renang berbeda
dengan olahraga lain karena bergerak
di air. Gerak manusia di darat pada umumnya
pada posisi tegak atau vertikal
dipengaruhi oleh data tarik bumi sepenuhnya, sedangkan perenang yang bergerak di air dalam posisi
horizontal di bawah pengaruh daya tarik
bumi dikurangi oleh
daya tekan air ke atas.
Olahraga renang
dimulai sejak abad 19 di London. Sekitar tahun 1837, hanya terdapat 6 kolam renang
di kota itu. Populeritas renang
terus membaik dan pada tahun 1869 beberapa asosiasi mulai muncul.
Sedangkan di Amerika
baru tahun 1888 mulai berkembang, dan tahun 1920 berhasil merajai
perlombaan renang internasional.
Mereka yang sangat menonjol
dalam kejuaraan renang tersebut antara lain: Sydney Cavill (1945),
Robert JH Kiphuth
dari klub renang
Universitas Yale,
dan Lewis B. Handley wanita
pertama yang berenang di Selat Inggris.
Pada mulanya nomor
yang dipertandingkan hanya gaya dada. Gaya baru yang pertama adalah “Side Arm Stroke atau Side Stroke” yang merupakan gaya ganti dimana sisi perenang berada dalam air.
Pada tahun
1902, Richard Cavill
perenang Australia membuat
rekor baru, yaitu berenang sejauh 100 meter
dalam waktu 48,6
detik. Cavill menggunakan Arm Stroke, akan tetapi
merubah tendangan kaki dari guntingan menjadi kipasan ke atas dan ke bawah.
Gaya ini selanjutnya dikenal
dengan nama Australia Crawl.
Perkembangan
renang dunia selanjutnya, pada tahun 1935 telah membuahkan bermacam-macam gaya renang,
diantaranya gaya dada (Breast stroke), gaya punggung (back stroke), dan gaya kupu-kupu (butterfly stroke).
Pada Olimpiade tahun 1908, orang-orang telah berani mengarungi lautan dan menyeberangi sungai-sungai yang besar hanya dengan rakit. Kemudian lambat laun berkembang
ke seluruh pelosok tanah air. Dan
berdirilah kolam renang yang pertama kali di Indonesia yaitu di
Cihampelas, Bandung pada tahun 1904.
Tanggal 24 Maret 1951 berdirilah Perserikatan Berenang Seluruh
Indonesia yang disingkat PBSI dengan
ketuanya Poerwosoedarmo. Kemudian
pada tahun 1952 PBSI
diterima menjadi anggota
FINA (organisasi renang dunia).
Dan pada tahun 1957 PBSI
diubah namanya menjadi PRSI (Persatuan Renang
Seluruh Indonesia). Sumber: www.pbprsi.org.
B.
Aktivitas
Pembelajaran Renang Gaya Dada
Renang gaya dada
popular pada tahun 1875 oleh perenang Inggris Metthew Webb. Metthew adalah
orang pertama yang merenangi teluk Channel (kanal) dengan menggunakan gaya
dada. Gerakan renang gaya menyerupai katak yang sedang berenang, sehingga gaya
ini sering disebut dengan gaya katak.
Bentuk variasi
berenang secara utuh di bawah air
digunakan oleh perenang Teofilo Lidefonso
pada Olimpiade tahun 1928. Ia memodifikasi teknik mengambil napas setelah
melakukan satu gerakan
di bawah air. Begitu
pula perenang Rusia yang bernama Lounitchev meniru juara Olimpiade
1956 Masaru Furukawa dari Jepang.
Gerak gaya di bawah
permukaan air ternyata menambah cepatnya gerak maju, dan hal ini kemudian
dilarang oleh FINA (Induk Organisasi Renang
Dunia) sejak tahun 1957. Peraturan ini kemudian merangsang untuk
mengembangkan gaya dada dengan
posisi di atas permukaan air. Perenang
Amerika, Chest Jastremski tampil berperan pada
awal tahun 1960 dengan “Power Breast Stroke” (bertenaga gaya dada), sehingga untuk beberapa saat Amerika Serikat
memegang supremasi pada gaya ini.
Pada tahun
1966 perenang Rusia,
Nikolai Pankain mulai
mengembangkan gerak gaya dada yang dapat
menambah kecepatan gerak
tangan melakukan fase istirahat, menghilangkan sikap dimana
tangan akan kembali
bersama-sama di bawah dada. Hal ini merupakan pembaharuan dalam irama dari
gayanya dengan kemungkinan agak
sedikit menunda posisi pengambilan napas. Pengembangan ini berperan
penting dan kini disebut gaya dada
Eropa. Gaya ini berbeda
dengan gaya dada Amerika.
Renang gaya dada pada dasarnya dapat ditinjau dari:
Posisi tubuh, gerakan kaki, gerakan lengan, gerakan
pernapasan, dan koordinasi gerakan. Tanpa penguasaan gerak
dasar tersebut kamu
tidak mungkin dapat
berenang dengan baik pula.
Aktivitas
pembelajaran gerak spesifik renang gaya dada adalah berikut ini.
v1.itAaskptiembelajaran
gerak spesifik
posisi tubuh (body position)
renang gaya dada
Ada dua macam
posisi tubuh renang gaya dada pada
saat meluncur atau saat kedua tangan
lurus ke depan,
yaitu : menurut
versi Amerika Utara
dan versi Eropa Timur.
va.itaAs Pketimbelajaran Gerak Spesifik Posisi Badan
Amati dan peragakan aktivitas pembelajaran gerakan posisi
badan renang gaya dada berikut ini.
1)
Posisi badan
beserta seluruh anggota badan rileks.
2) Badan harus sehorizontal mungkin.
3) Gerakan dimulai dengan persiapan kaki.
4) Tumit ditarik mendekati pinggul sekaligus membuka
lutut ke luar.
5) Dorong kedua kaki ke belakang secaar serempak.
6) Rapatkan kembali kedua kaki seperti sikap pertama.
7) Lakukan Pembelajaran dengan jarak 5 – 7 meter.
![]() |
![]() |
||||
Gambar
8.1 Aktivitas pembelajaran gerakan posisi badan renang gaya dada
Diskusikan hasil
pengamatanmu, baik dengan teman maupun guru. Lakukan gerakan posisi badan renang gaya dada, kemudian bandingkan hasil pengamatanmu dengan cara berikut berikut:
1)
Merasakan
gerakan yang kamu lakukan.
2) Membandingkan gerakan yang kamu lakukan dengan hasil pengamatan
dan gerakan mana yang paling mudah kamu lakukan.
3) Menanyakan atau mendiskusikan dengan guru atau
teman bila ada kesulitan.
2v.itAaskPtiembelajaran Gerakan
Kaki Renang Gaya
Dada
Gerakan kaki (kicking) renang gaya dada
saat ini cenderung membentuk gerakan kaki dolphin
(whip kick), dimana pada saat istirahat, yaitu fase ketika kedua tungkai kaki bagian bawah ditarik serentak mendekati pinggul
dan kemudian setelah fase
itu dilakukan pergelangan kedua kaki diputar
mengarah ke luar hingga membentuk sudut ± 50°. Kemudian dari posisi ini
kedua kaki melakukan gerakan menginjak dan
diakhiri dengan menendang sehingga kedua kaki bertemu lurus di belakang.
Amati dan
peragakan aktivitas pembelajaran gerakan renang gaya dada berikut ini.
a)
Diawali
sikap berdiri pada kolam
dangkal pegang papan
pelampung dengan kedua
tangan di depan dada.
b)
Luruskan
kedua kaki ke belakang hingga badan terapung di atas permukaan air.
c)
Lakukan
gerakan kaki renang gaya dada berulang-ulang.
![]() |
Gambar
8.2 Aktivitas pembelajaran gerakan kaki renang gaya dada
Diskusikan hasil pengamatanmu,
baik dengan
teman maupun guru. Lakukan gerakan kaki renang gaya dada, kemudian bandingkan hasil pengamatanmu dengan cara berikut berikut:
a)
Merasakan
gerakan yang kamu lakukan.
b)
Membandingkan gerakan yang kamu
lakukan dengan hasil pengamatan dan gerakan
mana yang paling mudah kamu lakukan.
c)
Menanyakan atau mendiskusikan dengan
guru atau teman bila ada kesulitan
a. Bentuk-bentuk aktivitas pembelajaran gerakan kaki
pada posisi badan telentang
Amati dan peragakan aktivitas pembelajaran gerakan kaki
badan telentang renang gaya dada adalah berikut ini.
a)
Belajar
gerak dasar kaki gaya dada sambil
duduk dipinggir kolam.
b)
Belajar
gerak dasar kaki gaya dada sambil berdiri dipinggir menghadap kolam.
c)
Belajar
gerak dasar kaki gaya dada sambil
berdiri dipinggir menghadap kolam, namun sambil dipegang sebagai bebannya.
d)
Belajar gerak dasar kaki gaya dada sambil terapung telentang dan memegang pelampung di kolam.
![]() |
Belajar gerak dasar kaki gaya dada sambil terapung telentang dan memegang pelampung di kolam.
Gambar 8.3 Bentuk-bentuk aktivitas pembelajaran gerakan kaki badan terlentang renang gaya dada
Diskusikan hasil
pengamatanmu, baik dengan teman maupun guru. Lakukan pembelajaran gerakan kaki pada posisi
badan terlentang renang gaya dada,
kemudian bandingkan hasil pengamatanmu dengan cara berikut berikut:
a)
Merasakan
gerakan yang kamu lakukan.
b)
Membandingkan gerakan yang kamu
lakukan dengan hasil pengamatan dan gerakan
mana yang paling mudah kamu lakukan.
c)
Menanyakan atau
mendiskusikan dengan guru
atau teman bila
ada kesulitan.
b. Bentuk-bentuk aktivitas pembelajaran gerakan kaki
di tempat
Amati dan peragakan aktivitas pembelajaran gerakan kaki
di tempat adalah berikut ini.
a)
Pembelajaran gerakan kaki gaya dada
sambil memegang dinding kolam.
b)
Pembelajaran gerakan
kaki gaya dada dengan menggunakan pelampung.

Gambar
8.4 Bentuk-bentuk aktivitas pembelajaran gerakan kaki di tempat renang gaya
dada
Diskusikan hasil pengamatanmu, baik dengan teman maupun guru. Lakukan
pembelajaran gerakan kaki di tempat renang
gaya dada, kemudian bandingkan hasil pengamatanmu dengan
cara berikut berikut:
a)
Merasakan
gerakan yang kamu lakukan.
b)
Membandingkan gerakan yang kamu
lakukan dengan hasil pengamatan dan gerakan
mana yang paling mudah kamu lakukan.
c)
Menanyakan atau mendiskusikan dengan
guru atau teman
bila ada kesulitan.
3v)itaAs pketimbelajaran gerakan dasar kaki di tempat
Amati dan
peragakan aktivitas pembelajaran gerak dasar kaki di tempat adalah berikut ini.
a)
Posisi telungkup, kedua kaki lurus ke belakang
dan kedua tangan memegang
parit kolam.
b)
Kemudian tarik
kedua kaki secara
serentak mendekati pinggul
hingga lutut membentuk sudut
dan kedua paha agak membuka.

Gambar 8.5 Bentuk-bentuk aktivitas pembelajaran gerakan kaki di tempat renang gaya dada
c)
Bersamaan
dengan itu, pergelangan kaki diputar
menghadap ke luar dan siap mendorong.
d) Langkah selanjutnya, gerakan kedua kaki ke
belakang agak menyamping hingga membentuk setengah lingkaran di bawah permukaan air, bersamaan kedua telapak kaki diputar.
Diskusikan hasil pengamatanmu, baik
dengan teman
maupun guru. Lakukan pembelajaran gerakan kaki di tempat renang gaya dada, kemudian
bandingkan hasil pengamatanmu dengan cara berikut berikut:
a)
Merasakan
gerakan yang kamu lakukan.
b) Membandingkan gerakan yang kamu
lakukan dengan hasil
pengamatan dan gerakan
mana yang paling mudah kamu lakukan.
c)
Menanyakan
atau mendiskusikan dengan guru atau teman bila ada kesulitan.
v4)itaAs pketmi belajaran gerakan kaki dengan kedua tangan dipegang

Gambar 8.6. Bentuk-bentuk pembelajaran
gerakan kaki dengan kedua kaki dipegang
Amati dan peragakan
aktivitas pembelajaran gerakan kaki
dengan kedua tangan dipegang adalah
berikut ini.
a) Sikap telungkup, kedua tangan lurus ke depan dipegang teman dan kedua kaki lurus ke belakang.
b)
Kemudian
lakukan gerakan kaki gaya dada seperti pembelajaran pertama.
c)
Lakukan pembelajaran dalam jarak 8 – 10 meter dengan ulangan 2 – 3 kali.
Diskusikan hasil
pengamatanmu, baik dengan teman maupun guru. Lakukan pembelajaran gerakan kaki dengan kedua kaki dipegang
renang gaya dada,
kemudian bandingkan hasil pengamatanmu dengan cara berikut berikut:
a)
Merasakan
gerakan yang kamu lakukan.
b)
Membandingkan gerakan yang kamu
lakukan dengan hasil pengamatan dan gerakan
mana yang paling mudah kamu lakukan.
c)
Menanyakan atau mendiskusikan dengan
guru atau teman
bila ada kesulitan.
3v.itAaskptiembelajaran
gerakan rotasi
tangan (hand rotation)
Amati dan peragakan aktivitas pembelajaran gerakan rotasi
tangan renang gaya dada adalah berikut ini.
av.itaAs pketimbelajaran versi amerika utara
ase iFstirahat (recovery), saat kedua lengan lurus di depan.
b)
Fase membuka ke luar (outward), saat kedua tangan
membuka ke luar hingga
lebih lebar dari perpanjangan garis bahu.
c)
Fase menangkap (catch), fase ini dilakukan setelah akhir dari melakukan fase membuka, dimana saat mengerjakan fase ini usahakan siku tinggi (high elbow) untuk memutar pergelangan tangan.
bv.itaAs pketimbelajaran versi eropa timur
ase iFstirahat (recovery), saat kedua lengan lurus di depan.
b)
Fase membuka ke luar (outward), saat dimana
kedua tangan membuka
ke samping hingga perpanjangan garis bahu. Sudut yang dibentuk antar telapak
tangan dengan permukaan air pada saat
menyapu keluar adalah
30-45o dan sudut yang dibentuk antara
lengan bawah dengan tangan
pada pergelangan adalah 15 - 30o.
c)
Fase mendorong ke dalam (push), fase ini dilakukan setelah
berakhirnya fase membuka keluar, dimana saat
melakukan fase mendorong ke dalam telapak tangan saling berhadapan serentak
dengan menutup telapak tangan hingga bertemu, kedua siku dan lengan juga menutup hingga keduanya bertemu pada satu garis lurus di bawah dagu.

Gambar
8.7 Aktivitas pembelajaran gerakan rotasi tangan versi Eropa Timur renang gaya
dada
Diskusikan hasil
pengamatanmu, baik dengan teman maupun guru. Lakukan pembelajaran gerakan
rotasi tangan versi Eropa Timur renang gaya dada, kemudian bandingkan hasil pengamatanmu dengan
cara berikut berikut:
a)
Merasakan
gerakan yang kamu lakukan.
b)
Membandingkan gerakan yang kamu
lakukan dengan hasil pengamatan dan gerakan
mana yang paling mudah kamu lakukan.
c)
Menanyakan atau
mendiskusikan dengan guru
atau teman bila
ada kesulitan.
vc.itaAs pketimbelajaran versi canada
![]() |
Versi ini berkembang dari versi Eropa Timur, sehingga beberapa fase yang dilakukan pada fase Eropa Timur juga dilakukan pada fase Canada. Fase istirahat dan fase membuka keluar tetap sama, dan perbedaannya terletak pada fase mendorong, yaitu: Fase menutup ke dalam (Inward sweep) dilakukan setelah berakhirnya fase membuka keluar dilanjutkan dengan melakukan sapuan atau ayunan ke dalam. Agar diperhatikan pada saat melakukan sapuan ke dalam posisi telapak tangan dengan air membentuk sudut antara 30 - 45o atau rata-rata 40o.
Gambar
8.8 Aktivitas pembelajaran gerakan rotasi tangan versi Canada renang gaya dada
Diskusikan hasil pengamatanmu, baik dengan teman maupun guru. Lakukan
pembelajaran gerakan rotasi tangan
versi Canada renang
gaya dada, kemudian
bandingkan hasil pengamatanmu dengan cara berikut
berikut:
a)
Merasakan
gerakan yang kamu lakukan.
b)
Membandingkan gerakan yang kamu
lakukan dengan hasil pengamatan dan gerakan
mana yang paling mudah kamu lakukan.
c)
Menanyakan atau mendiskusikan dengan
guru atau teman
bila ada kesulitan.
dvi.taAs pketimbelajaran gerakan lengan renang gaya dada
Amati dan peragakan aktivitas pembelajaran gerakan lengan
renang gaya dada adalah berikut ini.
a)
Berdiri pada kolam dangkal,
dipinggir kolam, kedua
paha mengepit papan pelampung.
b)
Luruskan kedua
lengan ke depan
dan kedua kaki
ke belakang hingga
badan terapung di atas permukaan air.
c)
Lakukan gerakan tangan renang gaya dada berulang-ulang
![]() |
|||||
![]() |
|||||
Lakukan gerakan tangan renang gaya dada berulang-ulang
![]() |
|||
Gambar
8.9 Aktivitas pembelajaran gerakan lengan renang gaya dada
Diskusikan hasil
pengamatanmu, baik dengan teman maupun guru. Lakukan
pembelajaran gerakan lengan renang gaya dada, kemudian bandingkan hasil
pengamatanmu dengan cara berikut berikut:
a)
Merasakan
gerakan yang kamu lakukan.
b)
Membandingkan gerakan yang kamu
lakukan dengan hasil pengamatan dan gerakan
mana yang paling mudah kamu lakukan.
c)
Menanyakan atau
mendiskusikan dengan guru
atau teman bila
ada kesulitan.
ve.itaAs pketimbelajaran gerakan lengan di darat
Amati dan peragakan
aktivitas pembelajaran gerakan
lengan di darat renang
gaya dada adalah berikut ini.
a)
Berdiri
tegak, kedua lutut ditekuk.
b)
Kedua tangan
lurus di depan.
c)
Pandangan ke depan.
d) Kemudian putar kedua telapak tangan dengan menekan ke bawah sampai dagu.
e)
Lalu
luruskan kembali kedua lengan ke depan, sikap telapak tangan menghadap bawah.
f)
Lakukan pembelajaran ini berulang-ulang.
![]() |
Lakukan pembelajaran ini berulang-ulang.
Gambar
8.10 Aktivitas pembelajaran gerakan lengan di darat renang gaya dada
Diskusikan hasil pengamatanmu, baik dengan teman maupun guru. Lakukan
pembelajaran gerakan lengan di darat renang
gaya dada, kemudian bandingkan hasil pengamatanmu dengan cara
berikut berikut:
a)
Merasakan
gerakan yang kamu lakukan.
b)
Membandingkan gerakan yang kamu
lakukan dengan hasil pengamatan dan gerakan
mana yang paling mudah kamu lakukan.
c)
Menanyakan atau mendiskusikan dengan
guru atau teman
bila ada kesulitan
vf.itaAs pketimbelajaran gerakan lengan di air
Amati dan peragakan aktivitas pembelajaran gerakan lengan
di air renang gaya dada
adalah berikut ini.
a)
Bentuk
pembelajarannya sama dengan pembelajaran di
darat.
b)
Kemudian
pembelajarannya di air yang dangkal.
c)
Sedikit-demi
sedikit gerakannya maju ke depan.
![]() |
Gambar
8.11 Aktivitas pembelajaran gerakan lengan di air renang gaya dada
Diskusikan hasil pengamatanmu, baik dengan teman maupun guru. Lakukan
pembelajaran gerakan lengan di air, kemudian
bandingkan hasil pengamatanmu dengan
cara berikut berikut:
a)
Merasakan
gerakan yang kamu lakukan.
b)
Membandingkan gerakan yang kamu
lakukan dengan hasil pengamatan dan gerakan
mana yang paling mudah kamu lakukan.
c)
Menanyakan atau mendiskusikan dengan
guru atau teman
bila ada kesulitan.
gv.itaAs pketimbelajaran gerakan lengan dipegang teman
Amati dan peragakan aktivitas pembelajaran gerakan lengan dipegang
teman renang gaya dada adalah berikut ini.
a)
Posisi badan telungkup
b)
Lalu temanmu
memegang kakimu
c)
Hingga posisi badanmu lurus
d) Kedua tangan lurus
ke depan
e)
Kepala agak sedikit
di atas air
f)
Lakukan
pembelajaran gerak tangan dalam jarak 8 – 10
meter
g)
Pembelajaran
ini diulangi 2 – 3 kali.

Gambar
8.12 Aktivitas pembelajaran gerakan lengan dengan di pegang renang gaya dada
Diskusikan hasil
pengamatanmu, baik dengan teman maupun guru. Lakukan
pembelajaran gerakan lengan dengan dipegang, kemudian bandingkan hasil
pengamatanmu dengan cara berikut berikut:
a)
Merasakan
gerakan yang kamu lakukan.
b)
Membandingkan gerakan yang kamu
lakukan dengan hasil pengamatan dan gerakan
mana yang paling mudah kamu lakukan.
c)
Menanyakan atau
mendiskusikan dengan guru
atau teman bila
ada kesulitan.
v3)itaAs pketmi belajaran gerakan lengan
dengan mengepit pelampung
Amati dan peragakan aktivitas
pembelajaran gerakan lengan dengan mengepit pelampung renang gaya dada adalah
berikut ini.
a)
Berdiri pada
kolam dangkal, dipinggir kolam.
b)
Kedua paha
mengepit papan pelampung.
c)
Luruskan
kedua lengan ke depan.
d)
Kedua kaki
ke belakang.
e)
Hingga badan
terapung di atas permukaan air.
f)
Lakukan
pembelajaran gerak tangan dalam jarak 8 – 10
meter.
g)
Pembelajaran
ini diulangi 2 – 3 kali.

Gambar 8.13 Aktivitas pembelajaran gerakan lengan dengan
mengepit pelampung renang gaya dada
Diskusikan hasil pengamatanmu, baik dengan teman maupun guru. Lakukan
pembelajaran gerakan lengan dengan
mengepit pelampung renang
gaya dada, kemudian bandingkan hasil
pengamatanmu dengan cara berikut berikut:
a)
Merasakan
gerakan yang kamu lakukan.
b)
Membandingkan gerakan yang kamu
lakukan dengan hasil pengamatan dan gerakan
mana yang paling mudah kamu lakukan.
c)
Menanyakan atau mendiskusikan dengan
guru atau teman
bila ada kesulitan.
iv.itasApketmi belajaran gerakan tangan dan pengambilan
napas
Amati dan peragakan aktivitas pembelajaran gerakan tangan dan
pengambilan napas renang gaya dada adalah berikut ini.
a) Sikap telungkup dengan
kedua kaki lurus
ke belakang dipegangi oleh teman dan
kedua tangan lurus ke depan.
b) Lakukan gerakan yang
dimulai dengan kedua telapak tangan dibuka ke samping, dilanjutkan siku
membentuk sudut di bawah dada.
c)
Putar kedua
telapak tangan bersamaan dengan menekan ke bawah
permukaan air dan akhir putarannya di bawah dagu. Kepala
keluar dari air untuk pengambilan napas.
d) Gerakan selanjutnya, kembali
pada sikap pertama. Lakukan Pembelajaran
dalam jarak 8 – 10 meter dengan ulangan 2 – 3
kali.

Gambar 8.14 Aktivitas pembelajaran gerakan tangan dan
mengambil napas renang gaya dada
Diskusikan hasil pengamatanmu, baik dengan teman maupun guru. Lakukan
pembelajaran gerakan tangan
dan mengambil napas,
kemudian bandingkan hasil pengamatanmu dengan cara berikut berikut:
a)
Merasakan
gerakan yang kamu lakukan.
b)
Membandingkan gerakan yang kamu
lakukan dengan hasil pengamatan dan gerakan
mana yang paling mudah kamu lakukan.
c)
Menanyakan atau
mendiskusikan dengan guru
atau teman bila
ada kesulitan.
v4.itAaskPtiembelajaran Gerakan
Mengambil
Napas (Breathing)
Gerakan pengambilan napas yaitu suatu proses antara
menghirup udara. Menghirup
udara dilakukan pada akhir pull dari gerakan lengan, yaitu pada saat tangan
siap didorong ke depan, kepala
diangkat sampai batas
mulut ke luar permukaan air dan segera
menghirup udara melalui
mulut. Pada saat menghirup
udara, badan harus tetap diusahakan pada posisi horizontal dan bahu jangan sampai keluar dari permukaan air.
Mengeluarkan udara (napas)
dilakukan pada saat recovery lengan, yaitu pada saat tangan didorong
ke depan lurus, mulut dan hidung masuk ke permukaan air. Segera setelah
itu udara dikeluarkan sedikit demi sedikit
melalui mulut dan hidung.
Pembelajaran
dilakukan berdiri posisi mengangkang di kolam dangkal, bungkukkan badan ke depan
sehingga badan rata-rata air dan mulut
berada di atas permukaan air.

![]() |
Gambar
8.15 Pembelajaran gerakan mengambil napas renang gaya dada
Diskusikan hasil
pengamatanmu, baik dengan teman maupun guru. Lakukan
pembelajaran gerakan mengambil napas, kemudian bandingkan hasil pengamatanmu
dengan cara berikut berikut:
1)
Merasakan
gerakan yang kamu lakukan.
2) Membandingkan gerakan yang kamu lakukan dengan hasil pengamatan
dan gerakan mana yang paling mudah kamu lakukan.
3) Menanyakan atau mendiskusikan dengan guru atau teman bila ada kesulitan.
5v.itAasktpi embelajaran
gerak dasar
koordinasi (gerakan kaki, tangan,
dan pernapasan)
Peserta didik mengomunikasikan aktivitas pembelajaran gerakan
koordinasi gerakan kaki, tangan, dan pernapasan renang
gaya dada berikut ini.
1) Kaki lurus ke belakang, lengan lurus ke depan, dengan
telapak tangan miring ke luar dan kepala kira-kira 80% masuk dalam air.
2) Ke dua tangan mulai dibuka ke samping selebar bahu.
3) Kaki tetap lurus, kedua tangan mulai menarik. Jarak antar kedua tangan sudah lebih lebar dari pada bahu dan telapak tangan
menghadap ke belakang. Napas dikeluarkan dan
gelembung-gelembung udara keluar dari mulut dan hidung.
4) Siku-siku mulai dibengkokkkan dan lengan atas
berputar, tangan menarik dengan kuat, kepala keluar
dari air untuk pengambilan napas.
5) Seperti aktivitas pembelajaran di atas, telapak tangan
diputar ke dalam
dan kepala mulai terangkat sedikit.
6) Mengambil napas dilakukan
pada saat tangan
siap didorong ke depan.
Gambar 8.15 Aktivitas pembelajaran gerakan koordinasi
(gerakan kaki, tangan, dan pernapasan) renanggaya dada
Buatlah kesimpulan dan
catatan-catatan tentang materi pembelajaran aktivitas gerakan renang gaya dada yang telah dipelajari dalam buku catatanmu.
C.
Tata Tertib
di Kolam Renang
1. Hal-hal yang harus dilakukan sebelum
berenang
Pemanasan dilakukan untuk mencegah
terjadinya kejang otot sewaktu berenang. Otot-otot yang harus diregangkan
antara lain berikut ini.
1)
Peregangan
otot-otot lengan
2) Peregangan otot-otot leher
3) Peregangan otot
pinggang
4) Peregangan otot punggung dan perut
5) Peregangan otot-otot tungkai
6) Setelah itu mandilah
pada air pancuran yang disediakan sebelum masuk ke kolam
renang.
7) Latihlah irama kaki terlebih
dahulu, sebelum bentuk-bentuk pembelajaran lainnya.
8) Berjalan-jalan di dasar kolam dengan kedalaman yang cocok merupakan kesenangan yang menarik.
2. Hal-hal yang harus dilakukan setelah
Berenang
Setelah Pembelajaran renang dilakukan, biasakan
hal-hal berikut ini.
a.
Basuhlah
mata agar jauh dari kotoran.
b.
Jika telinga kemasukan air, sambil
meloncat-loncat agar diusahakan air bisa keluar.
c.
Keringkan
pakaian renang di tempat yang teduh
(tidak panas).
d.
Istirahat yang cukup.
e.
Makan yang cukup.
3. Hal-hal yang harus diperhatikan
Untuk menghindarkan kecelakaan di
kolam renang, sebaiknya tidak melakukan hal-hal berikut ini.
a.
Dilarang
mendorong teman-teman dari pinggir kolam.
b.
Tidak
berenang di tempat dalam sebelum menguasai renang.
c.
Dilarang
meloncat dari pinggir kolam di tempat-tempat ramai orang berkumpul.
d.
Dilarang meloncat
di daerah kolam
yang dangkal dengan posisi
menukik.
e.
Dilarang
membasuh muka di pinggir kolam, hingga memungkinkan tergelincir ke dalamnya.
Penilaian Pelajaran 8
Penilaian Pengetahuan Tugas Individu
A. Berilah tanda silang (X) pada huruf a, b, c, atau
d yang merupakan jawaban paling benar. Kerjakan di rumah dan dikumpulkan
pada pertemuan berikutnya.
1.
Gerakan
renang gaya bebas seperti meniru
binatang . . . .
a.
anjing b. kupu-kupu
c. katak d. monyet
2. Yang tidak termasuk gerakan
renang gaya bebas di bawah ini adalah . . . .
a.
gerakan kaki b. gerakan
memutar badan
c. gerakan lengan d. mengambil napas
3. Posisi badan renang
gaya bebas adalah . . . .
a.
kepala lebih tinggi dari permukaan air
b.
kaki lebih
tinggi dari permukaan air
c.
sejajar
dengan permukaan air
d.
badan menyamping
4. Gerakan kaki renang gaya bebas adalah . . . .
a.
ke depan belakang secara bersamaan
b.
ke depan belakang secara bergantian
c.
naik turun secara bersamaan
d.
naik turun secara bergantian
5. Naik turun kaki 2 pukulan kaki artinya . . . .
a.
2 kali
gerakan kaki, 2 kali gerakan
lengan
b.
4 kali
gerakan kaki, 2 kali gerakan
lengan
c.
4 kali
gerakan kaki, 2 kali gerakan
lengan
d.
2 kali
gerakan kaki, 4 kali gerakan
lengan
6. Kedalaman tungkai kaki bagian bawah/telapak kaki
dari permukaan air ketika melakukan pukulan dan lecutan kaki sekitar . . . .
a. 25 – 30 cm b. 30 – 35 cm
c. 35 – 40 cm d. 40 – 45 cm
7. Dalam proses gerakan lengan gaya bebas ada tiga fase antara lain . . . .
a.
fase menarik, mendorong, istirahat
b.
fase menarik, mendorong, lanjutan
c.
fase mendorong, istirahat, lanjutan
d.
fase
istirahat, lanjutan, gerakan
8.
Gerakan yang
dimulai setelah siku masuk kedalam air sampai tangan mencapai bidang vertikal
dan dilanjutkan dengan
mendorong sampai lengan lurus ke belakang,
merupakan renang gaya bebas fase . .
. .
a.
istirahat b. mendorong
c. menarik d. melecutkan
9.
Setelah lengan
lurus ke belakang dengan jalan mengangkat siku keluar dari air,
diikuti lengan bawah dan
jari-jari secara tertutup, merupakan renang
gaya bebas fase . . . .
a.
mendorong b. menarik
c. melecutkan d. istirahat
10.
Caranya
mengambil napas/udara melalui mulut dan hidung pada saat kepala berputar ke . .
. .
a.
depan b. samping
kiri
c. samping kanan d. samping kiri
atau kanan
Baw. abJ lah pertanyaan
di bawah ini dengan singkat dan tepat! Kerjakan di rumah dan kumpulkan pada pertemuan berikutnya!
1eb. utkSan otot-otot yang harus diregangkan sebelum melakukan renang.
2.
Sebutkan
hal-hal yang harus diperhatikan setelah melakukan renang.
3.
Sebutkan
tahapan-tahapan renang gaya dada.
4.
Jelaskan cara melakukan gerakan
posisi badan renang
gaya dada.
5.
Sebutkan kesalahan-kesalahan dalam posisi badan renang gaya dada.
6.
Jelaskan cara melakukan gerakan
kaki renang gaya dada.
7.
Sebutkan
kesalahan-kesalahan gerakan kaki renang gaya
dada.
8.
Jelaskan cara melakukan gerakan
lengan renang gaya dada.
9.
Sebutkan
kesalahan-kesalahan gerakan lengan renang gaya
dada.
10.
Jelaskan cara melakukan gerakan
mengambil napas renang
gaya dada.











Tidak ada komentar:
Posting Komentar