Pola Makan Bergizi, dan Seimbang n
A. Hubungan antara Makanan dan Kesehatan
1.Guna Makanan
Tubuh manusia
dapat tumbuh karena adanya zat yang berasal
dari makanan. Oleh sebab itu, untuk dapat melangsungkan hidupnya, manusia
mutlak memerlukan makanan.
Zat yang diperlukan oleh
tubuh dan berasal
dari makanan itu disebut
Zat makanan atau zat gizi.
Enam macam zat gizi makanan antara lain:
a.
hidrat arang
atau karbohidrat,
b.
lemak,
c.
protein,
d.
mineral dan garam-garam,
e.
vitamin-vitamin, dan
f.
air.
Tubuh memperoleh zat gizi dalam
bentuk makanan, baik
yang berasal dari
tumbuh-tumbuhan maupun dari hewan. Kebutuhan
tubuh akan zat gizi tidak dapat dipenuhi hanya dengan
satu atau dua macam bahan
makanan saja, karena pada umumnya tidak ada satu bahan makananpun yang mengandung zat gizi secara lengkap. Tiap-tiap bahan makanan
mengandung zat gizi
yang berlainan, baik dalam jumlah maupun macamnya.
Oleh karena
itu, untuk memenuhi
kebutuhan tubuh akan zat gizi,
kita harus makan berbagai
macam bahan makanan setiap hari. Dalam hal ini, variasi makanan sangat memegang
peranan penting. Makin beraneka ragam bahan makanan yang dimakan,
makin sehat pula tubuh kita. Selain enam macam zat gizi
tersebut, manusia memerlukan pula oksigen (zat asam). Zat ini diperoleh pada waktu bernapas.
Dilihat dari sudut
ilmu gizi, makanan mempunyai tiga kegunaan, antara lain.
a.
Membangun
dan memelihara tubuh
Pertumbuhan manusia terjadi sejak dalam kandungan sampai dengan masa remaja terjadi pembentukan sel-sel baru secara besar-besaran, terlebih lagi pada usia di bawah lima tahun terjadi pertumbuhan yang paling cepat. Pembentukan sel-sel baru tersebut diperlukan untuk membangun bagian-bagian tubuh, misalnya: otot, tulang, darah, otak, dan organ-organ tubuh lainnya.
Selain untuk pertumbuhan, pembentukan sel-sel baru diperlukan pula untuk mengganti bagian-bagian tubuh yang rusak atau hilang.
Agar tubuh tetap sehat,
tubuh harus dipelihara. Misalnya, bila
kehilangan darah akibat luka, kuku dan rambut yang aus, sel-sel tubuh yang rusak karena sakit, perlu segera diperbaiki atau disembuhkan. Untuk
perbaikan atau penyempurnaan tersebut, tubuh memerlukan zat gizi, terutama
zat pembangun yang terdiri
dari protein, mineral, dan air.
Selain pada masa pertumbuhan, pembentukan sel-sel baru terjadi pula pada waktu berolahraga. Dalam hal ini pembentukan sel-sel
baru diperlukan untuk membentuk jaringan-jaringan otot.
b.
Memberi
tenaga kepada tubuh
Manusia hidup
harus dapat bergerak. Gerakan dapat berupa gerakan yang nyata seperti berjalan mengangkat benda, makan,
minum dan lainnya. Gerakan yang nyata ini disebut pula gerakan sadar. Disamping gerakan sadar, ada pula gerakan-gerakan yang tidak nyata, akan tetapi harus dilakukan secara terus-menerus,
walaupun dalam keadaan tidak sadar, misalnya pada waktu tidur. Gerakan-gerakan tidak sadar, antara lain : gerakan jantung untuk mengalirkan darah ke seluruh tubuh,
gerakan paru-paru untuk bernapas, dan gerakan usus untuk mencerna makanan.
Untuk gerakan-gerakan tersebut diperlukan tenaga
atau panas, baik
untuk gerakan sadar maupun
tidak sadar. Manusia yang normal
memerlukan panas untuk
mengatur suhu tubuh. Suhu tubuh lebih kurang 36°. Apabila suhu disekitar menjadi
lebih rendah, maka
tubuh harus dapat
membuat panas untuk menggantikan panas tubuh yang hilang karena dilepaskan ke
sekeliling kita. Panas atau tenaga yang diperlukan oleh tubuh dapat dihitung dan dinyatakan
dalam satuan kalori.
c. Mengatur faali tubuh
Agar tubuh
dapat berfungsi dengan
baik, berbagai fungsi
faali dalam tubuh harus diatur dan dikoordinasikan.
Misalnya, proses pengaturan suhu tubuh agar
tetap normal, proses pembekuan darah bila terjadi perndarahan, mengatur keseimbangan asam dan basa dalam tubuh, pembentukan zat pelindung guna menjaga tubuh dari serangan penyakit
atau zat yang membahayakan. Zat gizi
yang diperlukan untuk mengatur
proses-proses faali tersebut disebut zat pelindung, yaitu protein, mineral,
vitamin, dan air.
2 . . Pengaruh gizi terhadap Kesehatan
Manusia sehat
memiliki tubuh yang dapat berfungsi
dengan baik, dan dalam jaringan-jaringan tubuhnya tersimpan cadangan zat gizi yang cukup untuk mempertahankan kesehatannya. Cadangan
zat gizi akan dipergunakan
apabila kebutuhan tubuh
akan zat gizi sehari-hari tidak
terpenuhi. Sebaiknya, bila konsumsi
zat gizi berlebihan maka kelebihan tersebut
akan ditimbun dalam jaringan-jaringan tubuh dalam
batas-batas tertentu.
Apabila
jaringan-jaringan tubuh telah terlalu jenuh akan zat gizi, maka kelebihan zat
gizi tersebut tidak dapat lagi ditampung dan akan mengganggu proses dalam tubuh.
Kekurangan maupun kelebihan zat gizi dapat menyebabkan
kelainan-kelainan. Keadaan semacam ini disebut gizi salah, baik berupa
gizi kurang maupun gizi lebih. Sedangkan
gizi baik terletak
di antara keduanya.
a. Perubahan-perubahan dalam tubuh akibat gizi salah.
1)
Pengurangan cadangan.
2) Peubahan-perubahan biokimiawi.
3) Perubahan-perubahan fungsi.
4) Perubahan-perubahan anatonik.
b.
Pengaruh gizi
terhadap daya kerja, daya tahan, pertumbuhan jasmani dan mental.
1)
Pengaruh
terhadap daya kerja.
2) Pengaruh terhadap daya tahan.
3)
Pengaruh terhadap pertumbuhan jasmani dan mental.
Gambar
9.1 Pertumbuhan manusia dari balita hingga manula
A. Pengetahuan tentang
Makanan Sehat
t1i. MAakranan
Sehat
Kekurangan maupun
kelebihan zat gizi dapat berakibat negatif terhadap kesehatan tubuh. Keadaan yang sempurna akan diperoleh apabila tubuh
mendapat semua zat gizi dalam jumlah yang cukup sesuai dengan
kebutuhan, dan dalam perbandingan yang seimbang.
Oleh sebab itu,
makanan sehat sering disebut juga makanan seimbang. Artinya, di dalam menu atau susunan hidangan sehari-hari mengandung semua zat gizi yang diperlukan oleh tubuh dalam jumlah yang memenuhi
kebutuhan, dan tiap-tiap zat gizi dalam perbandingan yang sesuai
atau seimbang satu dengan
yang lainnya.
Di samping
hal-hal yang menyangkut mutu gizi, makanan
sehat harus pula bebas dari kuman-kuman atau Zat yang dapat menyebabkan penyakit. Oleh
sebab itu, selain mutu gizi, faktor kebersihan makanan perlu pula mendapat
perhatian.
2.
Guna zat gizi
Sesuai dengan
fungsinya, zat gizi dapat digolongkan menjadi tiga, antara lain sebagai berikut.
a.
Zat tenaga :
hidrat arang, lemak, dan protein.
b.
Zat pembangun : protein, mineral, dan protein.
c.
Zat pengatur : vitamin, mineral, protein, dan air.
Dari penggolongan tersebut
dapat dilihat bahwa
beberapa zat gizi
mempunyai fungsi lebih dari satu. Misalnya, protein dapat berfungsi
sebagai zat pembangun, zat tenaga maupun
zat pengatur. Demikian
pula dengan mineral
dan air dapat berfungsi sebagai zat pembangun
maupun zat pengatur.
d1)ratHAirang
Hidrat arang
atau karbohidrat disebut
juga zat pati
atau zat tepung
atau zat gula. Susunan
hidrat arang terdiri dari unsur Karbon (C), Hidrogen (H), dan Oksigen (O).
Hidrat arang dalam
tubuh akan dibakar
dan menghasilkan tenaga dan panas. Satu gram hidrat arang akan menghasilkan empat kalori.
Menurut besarnya
molekul, hidrat arang dapat digolongkan menjadi tiga yaitu.
a). Monosakarida
Monosakarida merupakan hidrat arang yang susunan molekulnya paling sederhana.
Monosakarida merupakan hasil akhir dari pemecahan sempurna dari disakarida dan polisakarida, yaitu hidrat arang yang susunan molekulnya lebih kompleks. Sifatnya larut dalam air dan rasanya manis. Golongan ini adalah: glukosa, fruktosa, dan galaktosa.
b). Disakarida
Dalam proses
pencernaan, disakarida akan diubah menjadi monosakarida. Satu molekul disakarida terdiri dari dua
molekul monosakarida. Termasuk
golongan disakarida ialah sakharosa atau sukrosa, laktosa dan manosa.
Hasil pemecahan disakarida adalah sebagai berikut.
Sukrosa........................... Glukosa
+ fruktosa
Maltosa........................... Glukosa
+ glukosa
Laktosa........................... Glukosa
+ galaktosa
c). Polisakarida
Polisakarida terdiri
dari banyak molekul monosakarida. Termasuk dalam golongan
polisakarida ialah pati atau tepung, dekstrin dan selulosa.
2. Lemak
Molekul lemak terdiri dari unsur-unsur Karbon (C ), Hidrogen
(H), dan Oksigen (O). Fungsi utama lemak ialah memberi tenaga kepada tubuh. Satu gram lemak
yang dibakar dalam tubuh akan menghasilkan 9 kalori.
Selain fungsinya sebagai
sumber tenaga, lemak juga merupakan bahan pelarut
dari beberapa vitamin, yaitu vitamin A, D, E, dan K.
Pencernaan lemak
di dalam tubuh memerlukan waktu yang lebih
lama. Oleh karena itu, lemak akan tinggal lebih lama di dalam lambung.
Oleh sebab itulah bila makan makanan yang mengandung lemak banyak akan memberi rasa kenyang yang lebih
lama. Selain itu,
lemak memberi rasa
gurih pada makanan.
3). Protein
Protein berasal dari bahasa Yunani yang berarti
menempati tempat pertama. Protein sering pula
disebut zat putih
telur. Kata ini berasal
dari bahasa Belanda “Eiwit” yang berarti
putih telur.
Untuk pertama kali protein memang
ditemukan dalam putih telur.
Namun kemudian terbukti
bahwa protein tidak
hanya terdapat dalam putih
telur, sehingga istilah putih
telur sebenarnya tidak
tepat lagi. Selain berfungsi sebagai zat pembangun, protein juga berfungsi
sebagai zat pengatur dan zat tenaga.
a) Susunan protein
Berbeda dengan
hidrat arang dan lemak, selain mengandung unsur Karbon, hidrogen dan oksigen,
protein mengandung pula unsur nitrogen
(N). Ada beberapa jenis
protein yang mengandung sulfur
(S), fosfor (P),
dan kadang- kadang unsur-unsur lain. Unsur-unsur tersebut
membentuk unit-unit yang disebut
asam amino. Asam amino inilah yang merupakan bahan dasar
pembentuk protein.
Asam amino yang tidak dapat dibuat
oleh tubuh disebut asam amino esensial. Kedelapan asam amino esensial bagi
manusia antara lain.
(1) lysine.
(2)
leusine.
(3)
isoleucine.
(4)
theonine.
(5)
methione.
(6)
valine.
(7)
phenilalanine.
(8)
tryptophane.
b) Klasifikasi protein
Sesuai dengan asam amino yang
membentuknya, maka protein dapat digolongkan antara lain.
(1)
Protein sempurna
Protein sempurna ialah protein yang mengandung semua asam amino esensial
dalam jumlah yang cukup banyak. Protein
inilah yang termasuk golongan yang mampu menjalin pertumbuhan dan mampu
mempertahankan jaringan-jaringan tubuh.
(2)
Protein kurang sempurna
Golongan ini mengandung asam-asam
amino yang essensial, akan tetapi
ada beberapa yang jumlahnya hanya sedikit. Protein yang termasuk golongan kurang sempurna ini masih dapat untuk mempertahankan jaringan-jaringan tubuh,
akan tetapi tidak
menjamin pertumbuhan.
(3)
Protein
tidak sempurna
Protein golongan ini mengandung sedikit sekali asam
amino essensial. Protein ini tidak dapat untuk mempertahankan, baik
jaringan-jaringan tubuh maupun untuk menjamin pertumbuhan.
a). Fungsi protein
Fungsi protein terdiri dari dari tiga macam yaitu.
(1)
Protein
sebagai zat pembangun
Pada
masa pertumbuhan, kebutuhan tubuh akan protein
relatif lebih besar. Pada masa
dewasa, dalam keadaan
tertentu, tubuh memerlukan pula protein dalam jumlah
yang lebih besar dari
biasanya, antara lain:
(a)
Pada
waktu latihan-latihan olahraga.
(b) Setelah menderita sakit
keras atau sakit yang menahun.
(c)
Pada waktu hamil,
protein dibutuhkan antara
lain untuk pertumbuhan janin dalam kandungan.
(2)
Protein
sebagai zat pengatur
Baik
secara langsung maupun tidak langsung
di dalam tubuh protein
mengatur berbagai proses, antara lain:
(a)
Protein
merupakan bagian dari haemoglobin (Hb), yaitu bagian dari darah merah yang
berfungsi mengangkut oksigen ke jaringan-jaringan tubuh.
(b)
Sebagai protein plasma
berfungsi untuk mengatur
tekanan osmosa dan mempertahankan keseimbangan cairan
dalam jaringan dan saluran darah.
(c)
Sebagai
protein darah berperan dalam mengatur keseimbangan asam basa dalam tubuh.
(d)
Kekebalan
tubuh terhadap penyakit disebabkan oleh adanya Zat anti yang juga terbuat dari protein.
(e)
Enzim-enzim
dan hormon-hormon yang mengatur berbagai proses dalam tubuh juga terbuat dari protein.
(3)
Protein
sebagai zat tenaga
Karena protein
mengandung unsur karbon
(C ) maka protein dapat pula
berperan sebagai zat tenaga.
Satu gram protein
akan mengahasilkan 4 kalori. Protein
akan digunakan sebagai
zat pembakar, apabila
kebutuhan tubuh akan kalori tidak dapat dipenuhi oleh hidrat
arang dan lemak. Apabila protein
digunakan sebagai zat tenaga atau
zat pembakar, maka protein
tidak dapat digunakan sebagai bahan pembentuk sel-sel tubuh.
4) Zat mineral
Meskipun mineral
hanya dibutuhkan dalam jumlah kecil tetapi zat ini mempunyai peranan penting
dalam berbagai proses tubuh, yaitu sebagai zat pembangun dan zat pengatur.
a)
Mineral
sebagai zat pembangun
Sebagai zat pembangun, mineral
berperan dalam pembentukan jaringan- jaringan tubuh. Misalnya, kalsium dan fosfor
berfungsi sebagai pembentuk tulang dan gigi. Zat besi
sebagai pembentuk sel-sel darah merah dan lain
sebagainya.
b)
Mineral
sebagai zat pengatur
Sebagai zat pengatur mineral berfungsi, antara lain
sebagai berikut.
(1) Keseimbangan asam basa,
(2) Dalam proses pembekuan darah,
a(3la)mDpengangkutan oksigen dari paru-paru ke jaringan tubuh dan sebaliknya,
mengangkut karbon dioksida dari jaringan tubuh ke paru-paru,
(4)
Kepekaan
syaraf dan kontraksi otot,
(5)
Proses metabolisme, sebagai bagian dari enzim-enzim dan hormon-hormon.
Tabel 1 : Fungsi dan sumber zatmineral
Macam Zat Mineral
|
Fungsi dalam Tubuh
|
Bahan-bahan Makanan Sumber Zat Mineral
|
Kalsium (Ca)
|
Sebagai bagan pembentuk tulang dan gigi.
Sebagai katalisator perubahan protrombin
menjadi trombin dalam proses pembekuan
darah. Sebagai dalam proses kontraksi
pelemasan otot- otot.
|
Susu, ikan teri kering.
Kacang-kacangan kering, sayuran hijau, bayam, kelor,
sawi hijau, daun singkong,
kacang panjang, kangkung.
|
Fosfor (P)
|
Sebagai
bahan pembentuk tulang dan gigi.
Merupakan bagian penting dari inti sel.
Mengatur keseimbangan asam basa dalam darah. Mengatur proses-proses metabolisme.
Mengatur proses oksidasi.
|
Daging, hati, ikan teri kering, kuning telur. Kacang-kacangan kering.
Bekatul.
|
Sulfur (S)
|
Diperlukan oleh semua sel karena merupakan
bagian dari asam amino
cystine dan methionine.
Merupakan bagian penting dari vitamin B1.
|
Bahan-bahan makanan sumber-sumber protein (daging, ikan, kacang- kacangan).
|
Besi (Fe)
|
Merupakan bahan pembentuk haemoglobin (zat warna darah)
yang berfungsi untuk mengangkut oksigen ke jaringan-jaringan.
|
Daging, hati, kacang- kacangan,
sayur-sayuran hijau.
|
Yodium (J)
|
Bahan
pembentuk hormon thyroksin
|
Bahan-bahan makanan dari laut dan bahan makanan yang tumbuh dekat
pantai.
|
Tembaga (Cu)
|
Dalam pembentukan haemoglobin
|
Kacang-kacangan, padi- padian, ikan, dan kerang.
|
Fluor (F)
|
Mencegah kerusakan gigi
|
Garam dapur dan air
minum
|
Chloor (Cl)
|
Mengatur
tekanan osmose, keseimbangan air
dan keseimbangan asam basa. Bahan pembentuk getah lambung (HCL).
|
Garam dapur, bahan makanan dari laut, dan bahan makanan hewani.
|
Natrium (Na)
|
Mengatur tekanan osmosa, keseimbangan air dan keseimbangan asam-basa. Menjaga kepekaan sel-sel syaraf dan
kontraksi otot.
|
Garam dapur,
bahan makanan darim laut
dan bahan makanan hewani.
|
Kalsium (K)
|
Terdapat dalam semua sel.
Mengatur tekanan osmosa dan
keseimbangan asam- basa.
Diperlukan dalam reaksi enzim dalam sel.
|
Sayur-sayuran, padi-padian dan kacang-kacangan.
|
Lain-lain zat mineral Mg, Mn,
Mo, Zn.
|
Merupakan bagian dari enzim-enzim.
|
Tersebar dalam berbagai bahan makanan.
|
i5t)amVin
Vitamin ialah
zat organik yang dibutuhkan oleh tubuh dalam jumlah yang sangat sedikit, namun penting untuk mempertahankan
kesehatan tubuh. Fungsi utama vitamin ialah mengatur proses
metabolisme protein, lemak,
dan hidrat arang. Vitamin
A dan D apabila dikonsumsi berlebihan akan berakibat buruk. Beberapa hal yang menyebabkan
timbulnya kekurangan vitamin antara lain sebagai berikut.
a)
Kurang memakan
bahan makanan yang mengandung vitamin.
b)
Tubuh kekurangan
zat tertentu, sehingga penyerapan vitamin dalam tubuh terganggu, sebagai contoh :
(1)
Untuk penyerapan
vitamin K diperlukan garam-garam empedu.
(2)
Untuk penyerapan vitamin
A dan D diperlukan zat lemak yang cukup.
c)
Akibat
penyakit-penyakit saluran pencernaan, misalnya penyakit disentri atau typhus, penyerapan Zat tertentu dalam
tubuh mengalami gangguan.
d)
Adanya Zat
tertentu dalam bahan makanan atau dalam
obat yang akan mengganggu penyerapan vitamin
tertentu.
e)
Dalam
tubuh terjadi interaksi dari beberapa vitamin. Kekurangan salah satu vitamin
akan menyebabkan terganggunya fungsi vitamin
lain.
Menurut sifatnya,
vitamin dapat digolongkan menjadi dua, yaitu vitamin
yang larut dalam lemak
(vitamin A, D, E, dan K) dan vitamin yang larut dalam
air (vitamin B dan C).
Tabel 2 :
Fungsi dan sumber-sumber vitamin-vitamin
Macam
Vitamin
|
Fungsi Dalam
Tubuh
|
Bahan-bahan
Makanan Sumber Vitamin
|
Vitamin A
|
Untuk kesehatan mata Untuk
kesehatan sel-sel epithel
|
Hati, susu, mentega, minyak, ikan.
Sebagai pro-vitamin (karotin) : sayuran hijau dan buah- buahan berwarna
kuning.
|
Vitamin D
|
Untuk pertumbuhan dan memelihara tulang dan gigi, dalam penyerapan kalsium dan
fosfor.
|
Hati,
telur, minyak ikan, bahan-bahan makanan
sumber vitamin yang larut dalam lemak.
|
Vitamin E
|
Dalam proses reproduksi
|
Padi-padian, biji- bijian, kacang- kacangan,
kuning telur.
|
Vitamin K
|
Dalam proses pembekuan darah
|
Daun-daunan hijau, daging, hati.
|
Vitamin B1 (thiamine)
|
Dalam metabolisme hidrat arang, untuk memelihara nafsu makan dan pencernaan, memelihara jaringan
saraf, mencegah beri-beri.
|
Daging, biji-bijian, kacang-kacangan,
padi-padian (beras tumbuk, bekatul).
|
Vitamin B2 (ribotlavine)
|
Untuk pertumbuhan, untuk
memelihara fungsi jaringan saraf, untuk kesehatan kulit.
|
Hati, telur, daging, jerohan, kacang- kacangan, sayuran daun hijau.
|
Niacin
|
Untuk pertumbuhan, untuk menjaga fungsi saraf dan pencernaan, untuk kesehatan kulit, mencegah
pellagra.
|
Hati, kacang tanah, unggas, ikan.
|
Vitamin B6 (pyridoxine)
|
Dalam metabolisme asam amino dan asam lemak, dalam proses perubahan tryptophan
menjadi niacin.
|
Daging, susu, ragi, padi-padian.
|
Vitamin B12
|
Dalam pembekuan sel darah merah
|
Daging, hati, ginjal, jerohan.
|
Vitamin B kompleks lain : Biotin
Folacin Inositol
Cholin Asam
|
Belum banyak diketahui fungsinya dalam tubuh.
|
Bersama-sama vitamin B
kompleks lainnya.
|
5. Air
Kebutuhan tubuh
akan air dapat dikatakan nomor dua setelah oksigen. Orang dapat hidup tanpa
makan untuk beberapa minggu. Tanpa air, orang hanya dapat bertahan untuk beberapa hari. Kehilangan 10% dari cairan tubuh
akan sangat membahayakan. Kematian yang terjadi bila kehilangan cairan
tubuh mencapai 20%.
Tubuh sebagaian
besar terdiri dari air. Pada bayi
jumlah cairan tubuh mencapai lebih kurang 20% dari berat badan, sedangkan pada
orang dewasa lebih kurang
65%. Air terdapat
disemua jaringan di dalam tubuh
dengan kadar yang sangat berbeda-beda. Dalam gizi
misalnya, jumlah cairan lebih kurang hanya 5%, dalam lemak atau tulang kira-kira
25%, sedang dalam jaringan otot dapat mencapai 80%.
Air di dalam tubuh,
selain berfungsi sebagai
zat pembangun, berfungsi pula sebagai zat pengatur. Sebagai zat pengatur, air berperan
antara lain sebagai pelarut hasil-hasil pencernaan, sehingga zat yang diperlukan tubuh dapat diserap melalui dinding usus.
Tubuh memperoleh air dari tiga sumber,
yaitu dari minuman, dari air yang
terkandung dalam bahan-bahan makanan dan dari air yang terbentuk dalam jaringan sebagai
hasil pembakaran zat makanan sumber tenaga.
B.
Pengetahuan
tentang Gizi Salah
Gizi salah
ialah suatu keadaan
yang disebabkan ketidak seimbangan antara jumlah zat gizi yang
dikonsumsi dan jumlah yang dibutuhkan
oleh tubuh. Termasuk golongan
ini ini ialah : penyakit-penyakit gizi kurang dan penyakit-
penyakit gizi lebih.
Penyakit-penyakit gizi kurang antara lain sebagai berikut.
u1.ranKg kalori protein
Kekurangan protein
biasanya disertai dengan
kekurangan kalori. Penyakit
akibat kekurangan kalori dan protein
disebut kurang kalori protein atau terkenal
istilah KKP (Kurang Kalori Protein). Penyakit
ini banyak menimpa golongan anak, terutama anak-anak yang berumur di bawah lima tahun.
Akibat yang sangat merugikan
dari Kurang Kalori
Protein ialah anak menjadi
kurang lincah, lemah dan malas, tidak cerdas
dan sering jatuh
sakit. Tanda khas
yang mendahului gejala-gejala KKP ialah terganggunya pertumbuhan anak.
Pada tingkat berat
kita mengenal dua bentuk KKP, yaitu “Kwashiorkor” dan Marasmus”. Kwashiorkor terutama disebabkan oleh kekurangan protein, sedangkan Marasmus terutama
akibat kekurangan kalori.
a.
Kwashiorkor
1an) daT-tanda yang khas
a)
bengkak,
terutama kaki dan tangan,
b)
berat
badan kurang bila dilihat dari umurnya,
c)
muka
sembab, dan
d) otot-otot kendor.
2)
Tanda-tanda yang biasanya menyertai
a)
rambut
tipis, kulit kusam,
b)
pucat karena kurang darah
(anemia),
c)
berak encer,
d) kulit pecah mengelupas,
e)
gejala
kurang vitamin A, dan
f)
pembesaran hati.
bm. usMaras
1an) daT-tanda yang khas
a)
sangat
kurus, tinggal tulang terbungkus kulit,
b)
wajahnya
seperti orang tua, dan
c)
kulitnya keriput.
2)
Tanda-tanda yang biasanya menyertai
a)
pucat
karena anemia,
b)
berak encer,
c)
dehidrasi
(banyak kehilangan cairan tubuh), dan
d) gejala kurang vitamin A dan lainnya.
2u.ranKg vitamin A
Kurang vitamin
A merupakan salah
satu masalah gizi utama di Indonesia.
Penyakit ini banyak menimpa
anak balita. Gejala
utama vitamin A tampak pada gangguan alat penglihatan. Buta senja merupakan gejala dini dari kekurangan
vitamin A, yaitu mata kurang
dapat menyesuaikan diri
pada perubahan cahaya
terang dan sebaliknya.
Pada tingkat
berat kekurangan vitamin
A akan terjadi kelainan anatomik. Selaput bening mata (cornea) menjadi kering, kemudian
lama kelamaan menjadi
rusak yang berakhir
dengan kehancuran bola
mata sehingga mata
menjadi buta sama sekali.
Tingkat kelainan yang berat
ini disebut Karatomalacia.
Selain mengakibatkan gangguan terhadap penglihatan, kekurangan vitamin A akan menyebabkan juga kelambatan pertumbuhan, pengeringan epetil kulit, dan pengeringan kelenjar air
mata. Mengonsumsi vitamin A yang berlebihan
dapat menimbulkan akibat yang kurang baik, yang disebut keracunan vitamin
A.
u3.ranKg vitamin B
a. Kurang vitamin B1 (thiamine)
itamVin B1 berfungsi
dalam metabolisme hidrat arang. Oleh sebab itu, kekurangan
vitamin ini akan menyebabkan gangguan pada metabolisme hidrat arang.
Gejala-gejala awal dari kekurangan
vitamin B1, antara lain kurang nafsu makan, sukar buang air besar, rasa lelah, dan sukar tidur. Kekurangan
vitamin B1 tingkat berat akan menyebabkan penyakit beri-beri.
ub.ranKg vitamin B2 ( riboflavine)
Gejala kekurangan riboflavine biasanya terdapat bersamaan
dengan gejala kekurangan
vitamin B lainnya. Tanda-tanda yang khas
ialah bibir kering pecah-pecah, juga pecah-pecah pada sudut mulut,
radang pada lidah,
kulit sekitar hidung kering
dan kasar berbintik-bintik.
c. Kurang niacin
ubuhTmanusia dan hewan menyusui dapat membuat niacin dari asam amino tryptophan. Penyakit akibat kekurangan niacin disebut pellagra. Gejala-gejala pellagra dikenal dengan istilah “3 D”, yaitu singkatan dari Diare, Disentri dan Dimensia.
u4.ranKg vitamin C
Penyakit yang disebabkan kekurangan vitamin C disebut scorbut (sariawan), dengan gejala-gejala yang lazim, antara lain: perdarahan di bawah kulit sehingga tampak bercak-bercak
hitam kemerah-merahan, gusi bengkak, kemerahan, dan mudah berdarah.
u5ranKg vitamin D
Kekurangan vitamin
D akan menyebabkan penyakit yang disebut
rachitis, yaitu kelainan-kelainan pada pertumbuhan tulang.
Penyakit ini terdapat pada anak-anak yang masih kecil. Tanda-tanda kekurangan vitamin D ialah tulang- tulang panjang menjadi bengkak
dan pertumbuhan gigi terlambat. Kelebihan vitamin D akan menyebabkan keracunan yang memberi efek
antara lain : tulang
menjadi rapuh, karena
zat kapur dan fosfor diserap
keluar dari tulang-tulang.
6u.ranKg vitamin E
Kekurangan vitamin
E akan menyebabkan kemandulan dan kelainan pada jantung. Pengaruhnya terhadap keadaan
gizi manusia hingga
sekarang masih belum dapat
diketahui dengan pasti.
7u.ranKg vitamin K
Vitamin K diperlukan untuk pembuatan protrombin, sesuatu yang diperlukan
untuk pembekuan darah. Oleh sebab
itu, kekurangan vitamin K akan mengakibatkan hambatan pada proses pembekuan
darah. Pada operasi atau luka-luka misalnya, akan mudah terjadi perdarahan.
8ek. urKangan zat mineral
Bidang gizi yang akan dibicarakan adalah mengenai
kekurangan kalsium (zat kapur), fosfor, zat besi, dan yodium. Walaupun demikian, bukan berarti bahwa zat
mineral lainnya tidak penting.
au.ranKg kalsium dan fosfor
ada Panak-anak, kekurangan kedua zat mineral ini
akan menyebabkan gangguan
pertumbuhan tulang dan gigi. Penyakit rachitis akan terjadi apabila selain kekurangan zat kapur
dan fosfor, juga kekurangan vitamin
C. Pada orang dewasa akan terjadi
osteoprosis dan osteomalacia, yaitu sejenis penyakit menyebabkan tulang-tulang menjadi rapuh dan lemak.
bu.ranKg zat besi
ekurKangan zat besi akan menyebabkan anemia. Anemia dapat disebabkan selain karena kekurangan zat besi juga karena faktor-faktor lain. Penyakit
ini banyak dijumpai
pada anak-anak yang sedang
dalam masa pertumbuhan, pada gadis remaja, dan pada wanita
terutama wanita hamil.
Anemia banyak pula dijumpai
di kalangan pekerja kasar. Anemia
merupakan salah satu masalah gizi utama di Indonesia.
cu.ranKg yodium
odiuYm merupakan bagian dari hormon thyroid yang mengatur metabolisme basal. Kekurangan yodium akan menyebabkan pembesaran
kelenjar thyroid yang dikenal sebagai gondok (goiter). Pada tingkat ringan
pembesaran kelenjar thyroid hanya dapat diketahui dengan meraba leher. Pada tingkat yang lebih lanjut, pembesaran kelenjar thyroid dilihat dari kejauhan. Pada tingkat berat, akan menyebabkan kretin yaitu
tubuh kerdil, bisu, tuli dan keterbelakangan mental. Cacat jasmani dan mental akibat
kekurangan yodium ini tidak dapat diperbaiki lagi.
D. Usaha-usaha perbaikan gizi yang telah
dilakukan di Indonesia
1.
Usaha perbaikan
gizi keluarga (UPGK)
UPGK ialah suatu paket kegiatan terpadu
yang bertujuan terutama untuk menanggulangi
masalah kurang kalori protein. Kegiatan-kegiatan UPGK antara lain.
a.
Penimbangan
anak-anak balita sebulan sekali.
b.
Penyuluhan gizi.
c.
Pemberian makanan tambahan.
d.
Pemberian
paket pertolongan gizi.
e.
Kurang gizi.
2.
Usaha pencegahan kekurangan vitamin A
Tujuan utama dari
usaha ini ialah untuk melindungi anak-anak balita terhadap kemungkinan kekurangan vitamin A. selain dengan
penyuluhan gizi, yang digalakkan penggunaan sayuran hijau
sebagai sumber vitamin A, juga dilancarkan
pemberian kapsul vitamin A takaran tinggi kepada anak-anak balita setiap enam bulan sekali.
Usaha ini terutama
dilakukan di daerah-daerah yang belum tercakup
oleh usaha perbaikan gizi keluarga (UPGK).
3.
Usaha
pencegahan gondok endemik
Usaha pencegahan
gondok endemik meliputi usaha jangka panjang dan jangka pendek. Usaha jangka
panjang dilakukan dengan menggalakkan penggunaan garam beryodium terutama untuk
masyarakat yang tinggal di daerah-daerah gondok endemik. Usaha jangka pendek
dilakukan dengan jalan menyuntikan zat yodium ke dalam tubuh. Suntikan ini
dilakukan lima tahun sekali. Obat yang disuntikan itu disebut lipiodol, yaitu suatu larutan yodium dalam minyak.
E. Pengaruh Gizi Makanan
Pengaruh gizi makanan
antara lain.
1. Pengaruh Gizi Tehadap
Daya Kerja
Manusia sehat
memiliki tubuh yang dapat
berfungsi dengan baik
dan dalam jaringan-jaringan
tubuhnya cadangan zat gizi yang cukup
untuk mempertahankan kesehatannya. Cadangan
zat gizi akan dipergunakan apabila
kebutuhan tubuh akan zat gizi
sehari-hari tidak terpenuhi. Sebaliknya, bila konsumsi zat gizi berlebihan,
maka kelebihan tersebut akan ditimbun dalam
jaringan-jaringan tubuh dalam
batas-batas tertentu. Apabila jaringan-jaringan tubuh telah terlalu jenuh akan zat gizi tersebut tidak dapat lagi ditampung dan akan mengganggu proses-proses dalam tubuh.
Dengan demikian
jelaslah bahwa kekurangan maupun kelebihan zat gizi akan dapat menyebabkan
kelainan. Keadaan semacam ini disebut gizi salah, baik berupa gizi kurang
maupun gizi lebih.
Sedangkan gizi baik
terletak diantara keduanya.
Perubahan keadaan gizi orang sehat
hingga ia merasa
dirinya sakit, memakan waktu yang lama sekali.
Sebelum proses perubahan, tubuh telah membiasakan diri dengan fungsi-fungsi tubuh yang kurang
sempurna sehingga biasanya orang tidak
sadar bahwa ia sebenarnya dalam
keadaan gizi kurang.
Tingkat kesehatan semacam ini yang disebut tidak
sakit tetapi tidak sehat. Keadaan
semacam ini banyak terdapat di Indonesia.
Meskipun pada tahap
ini orang tidak merasa bahwa dirinya sakit,
akan tetapi hal itu mempunyai pengaruh terhadap kemampuan atau daya kerja seseorang, antara lain orang menjadi
kurang bergairah, cepat
lelah, mengantuk, dan sering
sakit.
2en. gParuh gizi tehadap
daya tahan
Kelainan gizi yang berat sering
berakibat timbulnya suatu
penyakit infeksi. Sebaliknya,
penyakit infeksi akan mudah menyerang apabila dalam keadaan gizi kurang.
Demikianlah akan terjadi
sebab akibat yang timbal
balik antara gizi kurang dan penyakit infeksi.
Pada waktu sakit
tubuh memerlukan zat gizi dalam jumlah yang
lebih banyak daripada biasanya. Sedangkan pada umumnya,
waktu sakit kita kurang
mempunyai nafsu makan.
Untuk memenuhi kebutuhan zat gizi yang meningkat ini, maka cadangan zat gizi
dalam tubuh akan dipakai.
Apabila keadaan
ini berlangsung terus-menerus, cadangan zat gizi dalam
jaringan-jaringan akan habis terpakai, lebih-lebih kalau timbunan cadangan hanya terbatas, sedangkan yang diperoleh dari makanan sangat sedikit. Keadaan disebut gizi kurang pembentukan xat anti atau
xat pelindung terhadap
penyakit juga kurang, sehingga tubuh mudah terserang penyakit.
e3n. gParuh gizi tehadap
pertumbuhan jasmani dan mental
Gizi kurang
yang timbul pada masa
kanak-kanak, selain akan
menyebabkan gangguan pertumbuhan jasmani, juga akan menyebabkan gangguan
perkembangan mental. Seseorang yang menderita gizi kurang pada masa
kanak- kanak, setelah mencapai dewasa tubuhnya tidak akan mencapai
tinggi yang seharusnya dapat dicapai.
Selain itu, jaringan-jaringan ototnya juga kurang
dapat berkembang. Di samping
menyangkut pertumbuhan fisik, tingkat kecerdasan anak juga akan terpengaruh. Hal ini disebabkan oleh perkembangan jaringan otak hanya berlangsung sejak anak
masih dalam kandungan sampai dengan umur lebih kurang empat tahun.
Penilaian Pelajaran 10
Penilaian Pengetahuan Tugas Individu
A. Berilah tanda silang (X) pada huruf a, b, c, atau
d yang merupakan jawaban paling benar. Kerjakan di rumah dan dikumpulkan
pada pertemuan berikutnya.
1. Zat yang diperlukan oleh tubuh dan berasal dari makanan itu disebut . . . .
a.
Zat makanan atau zat gizi b. hidrat arang atau karbohidrat
c. lemak d. protein
2.
Zat gizi
makanan yang berfungsi sebagai zat
tenaga adalah . . . .
a.
protein, mineral, dan
protein
b. hidrat
arang, lemak, dan protein
c.
vitamin,
mineral, protein, dan air
d. protein, mineral, air
3.
Zat gizi akan dipergunakan apabila kebutuhan tubuh akan zat gizi sehari- hari tidak terpenuhi. Hal ini merupakan
pengaruh gizi terhadap
. . . .
a.
kesehatan b. daya kerja
c. daya tahan tubuh d. pencegahan
penyakit
4.
Keadaan gizi kurang menyebabkan pembentukan zat anti atau
zat pelindung terhadap penyakit juga kurang, sehingga
tubuh mudah terserang penyakit. Hal ini merupakan pengaruh gizi terhadap . . . .
a.
pertumbuhan jasmani b. pertumbuhan mental
c. daya tahan tubuh d. pencegahan
penyakit
5.
Perubahan keadaan gizi orang sehat
hingga ia merasa
dirinya sakit, memakan waktu yang lama sekali.
Hal ini merupakan pengaruh gizi terhadap
. . . .
a.
pertumbuhan jasmani b. pertumbuhan mental
c. daya tahan tubuh d. pencegahan
penyaki
6. Kekurangan maupun kelebihan zat gizi akan dapat menyebabkan kelainan-kelainan. keadaan ini disebut . . . .
a. Kelebihan gizi .b. Kekurangan gizi
c. Gizi salah d. Gizi seimbang
7. Fungsi utama vitamin adalah mengatur proses metabolisme . . . .
a. protein dan lemak b. protein dan hidrat arang
c. lemak dan hidrat arang d. protein, lemak dan hidrat arang
8. Suatu keadaan yang disebabkan ketidakseimbangan antara jumlah
zat gizi yang dikonsumsi dan jumlah yang dibutuhkan oleh tubuh disebut
. . . .
a.
fungsi gizi b. gizi salah
c. manfaat gizi d. hakikat gizi
9. Gizi kurang yang timbul
pada masa kanak-kanak, selain akan menyebabkan gangguan pertumbuhan jasmani, juga akan menyebabkan gangguan
. . . .
a.
intelektual b. kesehatan
c. aktivitas bergerak d. perkembangan mental
10. Berbicara tentang makanan
sehat, selain mutu gizi, faktor
yang perlu pula mendapat
perhatian adalah . . . .
a.
kualitas
makanan b. kuantitas makanan
c. cara penyajian makanan d. kebersihan
makanan
11. Kekurangan protein biasanya disertai dengan kekurangan kalori. Penyakit akibat kekurangan kalori dan
protein disebut . . . .
a.
kurang kalori b. kurang protein
c. kurang zat gizi makanan d. kurang kalori protein
12. Pada tingkat berat kita mengenal dua bentuk
kekurangan kalori protein. penyakit akibat kekurangan kalori disebut . . . .
a.
Kwashiorkor b. Marasmus
c. kurang zat gizi makanan d. kurang kalori protein
13. Suatu paket kegiatan terpadu
yang bertujuan terutama untuk menanggulangi
masalah kurang kalori protein
disebut . . . .
a.
UKG b. UPKG
c. UKS d. UPKS
14. Upaya untuk menunjang tercapainya pepatah “Men Sana in Copore Sana”
adalah . . . .
a.
olahraga secara
teratur b. makan-makanan
yang bergizi
c. istirahat yang cukup d. semua jawaban benar
15. Yang tidak termasuk jenis olahraga yang dapat dijadikan suatu rekreasi di bawah
ini adalah . . . .
a.
memancing b. penjelajahan
c. bermain catur d. mendaki gunung
aBw. abJ lah pertanyaan
di bawah ini dengan singkat dan tepat! Kerjakan di rumah dan kumpulkan pada pertemuan berikutnya.
e1l.askJan yang dimaksud dengan pola makan sehat.
2.
Jelaskan
yang dimaksud dengan makan bergizi.
3.
Jelaskan
yang dimaksud dengan gizi seimbang.
4.
Tuliskan macam-macam
zat gizi makanan.
5.
Tuliskan macam-macam
kegunaan makanan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar