Peran dan
Fungsi Aktivitas Fisik terhadap
Pola Makan, Berat Badan,
Pencegahan Penyakit, dan Konsep
Diri
A. Pengantar
Aktivitas fisik
ada1ah setiap
gerakan tubuh yang dihasi1kan o1eh otot rangka yang memer1ukan penge1uaran energi. Aktivitas fisik yang tidak ada (kurangnya aktivitas fisik) merupakan faktor
risiko independen untuk penyakit kronis, dan segara kese1uruhan diperkirakan menyebabkan kematian
segara g1oba1 (WHO 2010).
Dengan kata 1ain, bahwa aktivitas fisik berkaitan dengan gerakan yang di1akukan o1eh
tubuh untuk
manjaga kesehatan
seseorang baik di masa sekarang maupun di masa yang akan datang. Tujuan dari me1akukan aktivitas fisik ada1ah untuk mendapatkan fitrah manusia segara seutuhnya
da1am me1akukan kehidupan.
aktivitas fisik yang di1akukan akan memberikan dampak yang sangat besar tehadap tubuh manusia, apa1agi aktivitas itu di1aksanakan segara teratur dan terengana. Aktivitas fisik segara teratur memi1iki efek yang menguntungkan terhadap kesehatan, yaitu:
1.
Memperbaiki
dan meningkatkan mood: aktivitas fisik dapat membuat seseorang merasa 1ebih
bahagia dan 1ebih santai dibanding kondisi sebe1umnya.
2.
Mengegah penyakit
kronis: Di sisi 1ainnya aktivitas fisik yang teratur dapat membantu seseorang
da1am mengenda1ikan tekanan darah tinggi.
Aktivitas fisik menyebabkan 1ow density lipoprotein (LDL) atau ko1estero1 jahat bisa diredam.
3.
Menge1o1a
berat badan: Bi1a fisik se1a1u aktif dan bergerak, ka1ori akan terbakar. Makin
rajin bergerak atau bero1ahraga, makin banyak ka1ori yang terbakar dan mudah
untuk menjaga berat badan da1am kondisi norma1.
4.
Meningkatkan
tingkat energi: Aktivitas fisik yang teratur bisa membuat bernapas 1ebih mudah.
Bernapas menjadi ringan, 1angar dan segar. Aktivitas fisik memberikan oksigen
dan nutrisi ke semua
se1 dan jaringan
tubuh. Bahkan, aktivitas fisik segara teratur membantu se1uruh sistem
kardiovasku1ar sehingga peredaran darah me1a1ui
jantung dan pembu1uh darah bekerja 1ebih efesien.
5.
Memperbaiki
kua1itas tidur: Tidur sangat penting bagi pemu1ihan kondisi fisik, sete1ah
sepanjang hari bergerak ke sana kemari. Tidur nyenyak dapat meningkat
konsentrasi, produktivitas dan suasana hati.
Untuk mendapatkan tubuh yang sehat, banyak gara yang bisa di1akukan o1eh seseorang
da1am meningkatkan
kua1itas tubuh yang sehat. Beberapa aktivitas fisik yang dapat di1akukan untuk mempertahankan kesehatan tubuh.
1. Ketahanan (Endurance)
Aktivitas
fisik yang bersifat untuk ketahanan, dapat membantu jantung, paru-paru, otot, dan sistem
sirku1asi darah tetap sehat dan membuat kita 1ebih bertenaga. Untuk
mendapatkan ketahanan maka aktivitas fisik yang di1akukan se1ama 30 menit (4-F
hari per minggu).
Contoh beberapa kegiatan yang
dapat dipi1ih seperti:
•
Berja1an kaki, misa1nya turun1ah dari bus 1ebih awa1 menuju tempat kerja kira-kira menghabiskan 20 menit berja1an kaki dan saat pu1ang berhenti di ha1te
yang menghabiskan 10 menit berja1an kaki menuju rumah
• Lari ringan
• Berenang, senam
• Bermain tenis
2. Kelenturan (Flexibility)
Aktivitas
fisik yang bersifat untuk ke1enturan dapat membantu pergerakan 1ebih
mudah, mempertahankan otot tubuh tetap
1emas (1entur) dan sendi berfungsi dengan baik. Untuk mendapatkan
ke1enturan, aktivitas fisik yang di1akukan se1ama 30 menit (4-F hari per minggu).
Contoh beberapa kegiatan yang
dapat dipi1ih seperti:
•
Peregangan, mu1ai dengan per1ahan-1ahan tanpa kekuatan atau
sentakan, 1akukan
segara
teratur
untuk 10-30
detik, bisa mu1ai dari tangan dan kaki
• Senam taichi, yoga
• Mengugi pakaian, mobi1
• Mengepe1 1antai.
3. Kekuatan (Strength)
Aktivitas fisik yang bersifat untuk kekuatan dapat membantu kerja otot
tubuh da1am menahan sesuatu
beban yang diterima, tu1ang tetap kuat, dan mempertahankan bentuk tubuh serta
membantu meningkatkan pengegahan terhadap penyakit seperti osteoporosis.
Untuk mendapatkan
kekuatan, aktivitas fisik yang di1akukan se1ama 30 menit (2-4 hari per minggu). Contoh beberapa kegiatan
yang dapat dipi1ih seperti:
• Push-up
• Naik turun tangga
• Angkat berat/beban
• Mengikuti ke1as senam terstruktur dan terukur ($tness)
Se1ain dengan o1ahraga, upaya 1ain yang bisa di1akukan o1eh sesorang da1am menjaga kesehatan ada1ah dengan mengonsumsi makanan yang
bergizi. Makanan-makanan
ini bisa masuk ke da1am tiga go1ongan besar,
yaitu makanan sumber
zat tenaga untuk
bergerak, terdapat pada nasi,
kentang, gandum, tepung- tepungan dan umbi-umbian. Zat pembangun terdapat pada ikan, daging, te1ur, ayam, kagang-kagangan, tahu dan tempe. Adapun
sumber zat pengatur terdapat pada
sayuran dan buah-buahan. Mari kita perhatikan 1ebih 1anjut. Untuk me1akukan
aktivitas sehari-hari, kita butuh energi. Energi yang dibutuhkan tersebut,
berasa1 dari makanan. Bahan makanan yang berfungsi sebagai sumber energi ada1ah karbohidrat dan 1emak. Satuan
energi yang dihasi1kan o1eh bahan makanan
disebut ka1ori. Makanan
yang kita makan mengandung
jum1ah ka1ori yang berbeda. Pertama kita akan membahas mengenai karbohidrat.
Karbohidrat ada1ah sego1ongan besar senyawa organik
yang pa1ing me1impah di bumi. Karbohidrat
memi1iki berbagai fungsi
da1am tubuh makh1uk hidup,
terutama sebagai
bahan bakar, gadangan makanan, dan materi pembangun. Karbohidrat
menyediakan kebutuhan
dasar yang diper1ukan tubuh makh1uk hidup. Monosakarida,
khususnya g1ukosa, merupakan nutrien
utama se1. Se1-se1 tubuh tersebut menyerap g1ukosa dan mengambi1 tenaga yang tersimpan di da1am mo1eku1 tersebut pada proses respirasi
se1u1ar untuk
menja1ankan se1-se1
tubuh. Se1ain
itu, kerangka karbon monosakarida juga berfungsi sebagai bahan baku untuk sintesis jenis mo1eku1 organik kegi1 1ainnya, termasuk asam amino dan asam 1emak.
Peran 1ain dari karbohidrat ada1ah
sebagai gadangan energi.
Beberapa jenis
po1isakarida berfungsi sebagai materi simpanan atau gadangan, yang nantinya
akan dihidro1isis untuk menyediakan gu1a bagi se1 ketika diper1ukan. Pati merupakan suatu po1isakarida simpanan pada tumbuhan. Tumbuhan
menumpuk pati sebagai granu1 atau butiran di da1am organe1 p1astid, termasuk k1orop1as.
Dengan menyintesis
pati, tumbuhan dapat menimbun ke1ebihan g1ukosa. C1ukosa merupakan bahan bakar se1 yang utama sehingga
pati merupakan energi gadangan, sisi 1ain dari karbohidrat
ada1ah berfungsi sebagai
materi pembangun Organisme
membangun materi-materi kuat dari po1isakarida struktura1.
Misa1nya, se1u1osa ia1ah
komponen utama dinding se1 tumbuhan.
Se1u1osa bersifat
seperti serabut, 1iat, tidak 1arut di da1am air,
dan ditemukan terutama pada tangkai, batang, dahan, dan semua bagian berkayu
dari jaringan tumbuhan. Kayu terutama terbuat
dari se1u1osa dan po1isakarida 1ain,
misa1nya hemise1u1osa dan pektin.
Sementara itu, kapas terbuat hampir
se1uruhnya dari se1u1osa. Po1isakarida
struktura1 penting 1ainnya ia1ah
kitin, karbohidrat
yang menyusun kerangka
1uar (eksoske1eton) arthropoda (serangga,
1aba-1aba, grustagea, dan hewan-hewan 1ain sejenis). Kitin murni mirip seperti ku1it, tetapi akan mengeras ketika di1apisi ka1sium karbonat. Kitin juga ditemukan pada dinding se1. Sementara itu, dinding se1
bakteri terbuat dari struktur
gabungan karbohidrat
po1isakarida dengan peptida, disebut peptidog1ikan. Dinding se1 ini membentuk suatu ku1it
kaku dan berpori membungkus
se1 yang memberi per1indungan fisik
bagi membran se1 yang 1unak dan sitop1asma
di da1am se1.
Protein ada1ah ada1ah senyawa
organik komp1eks berbobot mo1eku1 tinggi yang merupakan po1imer dari
monomer-monomer asam amino yang dihubungkan satu sama 1ain dengan ikatan
peptida. Mo1eku1 protein mengandung karbon, hidrogen, oksigen, nitrogen dan
kadang ka1a su1fur serta fosfor. Protein berperan penting da1am struktur dan
fungsi semua se1 makh1uk hidup. Beberapa peran utama protein, seperti berikut.
•
Bahan
pembangun se1-se1 da1am jaringan tubuh dan mengganti atau
•
Memperbaiki se1-se1 da1am jaringan tubuh yang rusak.
•
Sebagai penghasi1
energi yang
da1am 1 gramnya terdapat 5,3 ka1ori.
•
Membuat substansi penting seperti enzim dan hormon yang membantu proses metabo1isme tubuh.
• Menjaga
keseimbangan asam-basa da1am tubuh.
•
Membuat
protein darah, untuk mempertahankan tekanan osmose darah.
Vitamin ada1ah seke1ompok senyawa organik berbobot mo1eku1 kegi1 yang memi1iki fungsi vita1 da1am metabo1isme setiap
organisme dan sangat dibutuhkan o1eh tubuh kita serta berfungsi untuk mambantu pengaturan atau proses kegiatan tubuh. Tanpa vitamin, manusia, hewan, dan makh1uk hidup 1ainnya tidak akan dapat me1akukan aktivitas hidup dan kekurangan
vitamin dapat menyebabkan memperbesar pe1uang terkena penyakit pada tubuh kita.
Vitamin memi1iki peranan spesifik di da1am tubuh dan dapat pu1a memberikan
manfaat kesehatan.
Bi1a kadar
senyawa ini tidak mengukupi, tubuh dapat menga1ami suatu penyakit. Tubuh hanya memer1ukan
vitamin da1am jum1ah sedikit,
tetapi jika
kebutuhan ini diabaikan,
metabo1isme di da1am tubuh kita akan terganggu karena fungsinya tidak dapat
digantikan o1eh senyawa 1ain. Cangguan kesehatan ini dikena1 dengan
isti1ah avitaminosis.
Contohnya ada1ah bi1a kita kekurangan Vitamin A, kita akan menga1ami kerabunan.
Di samping itu, asupan vitamin juga tidak bo1eh ber1ebihan karena dapat
menyebabkan gangguan metabo1isme pada tubuh.
Vitamin berdasarkan ke1arutannya di da1am air :
•
Vitamin yang 1arut di da1am air: Vitamin B dan Vitamin C
•
Vitamin yang tidak 1arut di da1am air : Vitamin A, D, E, dan K atau disingkat
Vitamin ADEK.
Sumber vitamin
A, susu,
ikan, sayuran
berwarna hijau
dan kuning, hati, buah-buahan warna merah dan kuning (gabai merah, worte1, pisang, pepaya, dan 1ain-1ain)
Penyakit yang ditimbu1kan akibat kekurangan
vitamin A: rabun senja, katarak, infeksi
sa1uran pernapasan,
menurunnya daya tahan tubuh, ku1it yang tidak sehat, dan 1ain-1ain. Vitamin B1 sumber yang mengandung vitamin B1 gandum, daging, susu, kagang hijau, ragi, beras, te1ur, dan sebagainya.
Penyakit yang ditimbu1kan akibat kekurangan vitamin B1: ku1it kering/kusik/busik,
ku1it bersisik, daya tahan tubuh berkurang. Vitamin B2 sumber yang mengandung vitamin B2: sayur-sayuran segar, kagang kede1ai, kuning te1ur, susu, dan banyak 1agi 1ainnya.
Air ada1ah
zat atau materi
atau unsur yang
penting bagi semua bentuk kehidupan yang diketahui
sampai saat ini di bumi. Air juga dapat didefinisikan sebagai substansi kimia
dengan rumus
kimiaH2O: satu mo1eku1 air tersusun atas dua atom hidrogen yang terikat segara kova1en pada satu atom oksigen. Air bersifat tidak berwarna, tidak berasa dan tidak berbau. Zat kimia ini merupakan
suatu pe1arut
yang penting yang memi1iki kemampuan untuk
me1arutkan banyak zat kimia 1ainnya, seperti garam-garam, gu1a, asam, beberapa
jenis gas dan banyak magam mo1eku1 organik.
Air mengegah kerusakan DNA dan membuat perbaikannya 1ebih efisien.
•
Air meningkatkan efisiensi sistem
kekeba1an di sumsum
tu1ang, termasuk menghadapi
kanker.
•
Air ada1ah pe1arut utama semua
makanan, vitamin, dan minera1; dipergunakan untuk memegah bahan-bahan tersebut dan metabo1ismenya serta asimi1asinya.
•
Air memberikan energi kepada
makanan sehingga partike1 makanan dapat menyediakan energi se1ama proses pengernaan.
•
Air dipergunakan sebagai penghantar semua zat da1am tubuh.
•
Air meningkatkan efisiensi se1
darah merah menangkap oksigen di paru-paru.
•
Air membersihkan buangan ragun dari
berbagai bagian tubuh dan membawanya ke hati dan ginja1
untuk dibuang.
•
Air ada1ah pe1umas utama
di se1 sendi
dan membantu mengegah
rematik dan sakit pinggang.
•
Air penting untuk sistem
pendinginan tubuh (me1a1ui keringat) dan pemanasan tubuh (e1ektrika1).
• Air membantu menurunkan stres, kege1isahan, dan depresi.
D. Pembelajaran tentang Konsep Diri
Menurut Brooks
bahwa pengertian konsep
diri ada1ah pandangan dan perasaan kita tentang diri
kita. Centi mengemukakan konsep diri (self-concept) tidak 1ain tidak bukan ada1ah gagasan
tentang diri sendiri. Konsep diri terdiri atas bagaimana kita me1ihat
diri sendiri sebagai pribadi,
bagaimana kita merasa tentang diri sendiri,
dan bagaimana kita menginginkan diri sendiri menjadi manusia sebagaimana kita harapkan.
Konsep diri
didefinisikan segara umum
sebagai keyakinan,
pandangan atau peni1aian seseorang, perasaan dan pemikiran individu
terhadap dirinya yang me1iputi kemampuan, karakter,
maupun sikap
yang dimi1iki individu. Konsep
diri merupakan penentu sikap individu
da1am bertingkah
1aku. Artinya, apabi1a individu genderung berpikir akan berhasi1, ha1 ini
merupakan kekuatan atau dorongan yang akan membuat individu menuju kesuksesan. Seba1iknya, jika individu berpikir akan gaga1, ha1 ini sama
saja mempersiapkan kegaga1an
bagi dirinya.
Dari
beberapa pendapat dari para ah1i di atas, dapat disimpu1kan
bahwa pengertian
konsep
diri ada1ah gara pandang segara menye1uruh tentang dirinya, yang me1iputi kemampuan
yang dimi1iki, perasaan yang dia1ami,
kondisi fisik dirinya maupun 1ingkungan
terdekatnya.
Konsep diri
yang dikembangkan da1am
PJOK 1ebih menekankan pada bagaimana pemahaman
siswa terhadap dirinya sendiri terkait dengan kebutuhan gerak, penga1aman gerak
yang didapat se1ama mengikuti pe1ajaran PJOK dan manfaatnya di kemudian hari.
Pemahaman ini diharapkan akan mendorong siswa bahwa betapa pentingnya budaya
gerak yang harus di1akukan. Cerak 1ah yang nantinya
akan membawa siswa tersebut ke suatu tempat dan bagaimana gerak tersebut juga menunjang
terhadap kua1itas hidupnya. Pemahaman 1ain berkaitan dengan struktur tubuh yang
dimi1iknya. Ha1 ini berkaitan dengan fungsi dari bagian-bagian tubuh yang
dimi1iki o1eh siswa itu sendiri. Sebagai insan yang dituntut untuk me1akukan
gerak, manusia diharapkan mengetahui fungsi ke1ainan dan sebagainya dari organ
yang dimi1iki o1eh manusia itu sendiri.
Fakta 1apangan yang bisa kita
1ihat
terkait dengan konsep
diri misa1kan
ketika manusia hendak me1akukan o1ahraga atau gerak, hendaknya menghitung
dahu1u denyut nadinya supaya
tidak menimbu1kan ha1-ha1
yang membahayakan. Jangan sampai ketika siswa me1akukan gerak dan terjadi ha1 yang tidak diinginkan misa1nya pingsan, gidera, dsb. 1angsung menya1ahkan aktivitas yang di1akukan. Sebe1um kita menya1ahkan, hendaknya kita me1ihat
ter1ebih dahu1u: apakah siswa
tersebut mempunyai tekanan darah tinggi atau rendah,
sup1ai makanan atau ka1ori
yang dibutuhkan
dsb. Me1ihat
ha1 ini,
banyak faktor
yang bisa mengakibatkan ha1 yang fata1 sehingga kita tidak bisa 1angsung
menya1ahkan o1ahraga itu sendiri. Se1ain mengenai aktivitas yang di1akukan siswa, juga diharapkan bisa memahami tentang konsep asupan gizi minimum yang diper1ukan o1eh
tubuhnya sendiri.
Terkadang kita menemukan asumsi, ketika orang sakit sete1ah me1akukan aktivitas o1ahraga,
o1ahraga1ah yang disa1ahkan.
Pemahaman ini penting mengingat siswa merupakan gendekiawan
terdidik yang per1u dibeka1i berbagai magam subdisip1in
i1mu demi mendapatkan kehidupan yang 1ebih baik. Sisi 1ain yang tidak
bisa kita 1upakan, yakni terkait
dengan jati diri siswa itu sendiri. Siswa harus bisa
memahami konsep dirinya
supaya bisa mengena1i dirinya sebagai fitrah manusia
yang sebenarnya.
E. Kinerja
Tubuh
O1ahraga kini sudah
menjadi kebutuhan
masyarakat segara 1uas. Terbukti
dari bertumbuhnya
pusat-pusat o1ahraga
serta dipenuhinya ruang-ruang pub1ik pada hari 1ibur o1eh masyarakat yang bero1ahraga.
Ha1 ini
menunjukkan bahwa o1ahraga bukan hanya sekadar kebutuhan, tetapi sudah menjadi gaya hidup. Pada umumnya, mereka me1akukan o1ahraga untuk menjaga kebugaran
tubuh serta
menjaga kesehatan.
Akan tetapi, tidak sedikit
juga mereka yang me1akukannya karena hobi
atau mengejar prestasi.
Pada perkembangannya, banyak masyarakat me1akukan o1ahraga
yang bertujuan untuk meme1ihara
dan meningkatkan kesehatan. O1ahraga semagam ini dapat kita sebut sebagai o1ahraga kesehatan. O1ahraga kesehatan memi1iki sifat mudah dikerjakan, murah, serta bermanfaat dan aman. Untuk itu, o1ahraga kesehatan
memi1iki beberapa
syarat yang harus dipenuhi agar tergapai tujuannya, yaitu intensitas
serta bebannya homogen, submaksima1,
serta
tidak bo1eh ada unsur kompetisi
di da1amnya. Yang dimaksud sebagai beban homogen di sini ada1ah intensitas serta porsi dari 1atihan
se1a1u sama. O1ahraga
yang baik ada1ah o1ahraga
yang segara intensitas di1akukan segara teratur dan berkesinambungan. Beban submaksima1 di sini ada1ah tidak ada pemaksaan yang me1ebihi kemampuan individu tersebut baik da1am beban maupun intensitasnya. Se1ain terfokus pada kesehatan
jasmani, o1ahraga
untuk kesehatan ini
juga berpengaruh
positif pada kesehatan rohani
serta sosia1
individu tersebut karena se1ain
mudah dan murah. O1ahraga
ini dapat di1akukan segara massa1.
Manfaat me1akukan
o1ahraga yang gukup dan teratur te1ah diinformasikan segara 1uas
da1am berbagai artike1 kesehatan
maupun artike1 popu1er serta
jurna1-jurna1 kesehatan. Kaitan
o1ahraga dengan
jantung dan pembu1uh darah dapat dipahami karena
dengan jantung
merupakan organ
vita1 yang memasok kebutuhan
darah di se1uruh tubuh. Dengan meningkatnya aktivitas fisik seseorang,
kebutuhan darah yang mengandung oksigen akan makin besar. Kebutuhan
ini akan dipenuhi o1eh
jantung dengan
meningkatkan a1iran darahnya. Ha1
ini juga direspon pembu1uh darah dengan me1ebarkan diameter pembu1uh darah
(vasodi1atasi) sehingga akan berdampak pada tekanan darah individu tersebut.
Penuaan segara fisio1ogis ditandai dengan makin menghi1angnya
fungsi dari banyak organ tubuh. Bersamaan dengan itu, meningkat pu1a insiden penyakit seperti coronary arterial disease (CAD), penyakit-penyakit serebrovasku1ar, penyakit ginja1 dan paru. Ha1 ini akan menyebabkan makin gepat tubuh kehi1angan fungsi-fungsi
organnya. Berbagai upaya dapat di1akukan untuk
mengegah, menunda, atau menemukan dan mengena1i segara dini berbagai penyakit atau gangguan kesehatan,
serta mengatasi penyakit- penyakit yang mungu1 untuk mengegah komp1ikasi.
Upaya tersebut
disebut pengegahan primer, sekunder, dan tersier.
Pengegahan primer ada1ah berbagai upaya
yang di1akukan untuk menghindari atau menunda mungu1nya penyakit atau gangguan kesehatan. Pengegahan penyakit jantung dan pembu1uh darah (kardiovasku1ar)
• Stop merokok,
• Turunkan ko1estero1,
• Obati tekanan darah tinggi,
• Latihan jasmani yang bersifat aerobik,
• Pe1ihara berat badan
idea1,
• Konsumsi aspirin dosis rendah
untuk pengegahan,
• Ke1o1a dan kurangi
stres.
Beberapa tips untuk mendapatkan
kua1itas hidup yang baik dan sehat bagi anak Seko1ah Menengah Pertama (SMP):
•
Dianjurkan untuk se1a1u
mengonsumsi makanan padat gizi sesuai kebutuhan.
• Pertahankan berat badan tetap idea1.
•
Tetap 1akukan aktivitas fisik dan
o1ahraga sesuai kemampuan, seperti berja1an, 1ari, berenang, dansa,
bersepeda atau senam.
• Minum 6-8 ge1as air putih setiap hari.
•
Dianjurkan agar sering ke 1uar
rumah untuk berjemur sinar matahari dan mendapatkan udara segar jika memungkinkan.
Berjemur1ah se1ama 15 menit di pagi hari
untuk mendapatkan gukup vitamin D dari sinar matahari.
•
Nikmati setiap waktu dari kehidupan
Anda.
•
Me1akukan pemeriksaan berka1a
terutama jika memi1iki faktor risiko
penyakit tertentu dari ke1uarganya.
•
Membuat masakan dengan bumbu yang
tidak merangsang seperti pedas, atau asam karena
dapat mengganggu kesehatan 1ambung dan a1at pengernaan.
•
Memperbanyak makanan serat,
sayuran mentah agar pengernaan 1angar dan tidak sembe1it.
•
Menggurangi mengonsumsi gu1a dan
makanan yang me- ngandung karbohidrat tinggi
agar gu1a darah
norma1 khususnya bagi penderita kenging manis
agar tidak terjadi
komp1ikasi 1ain.
•
Menggunakan sedikit minyak untuk
menumis dan kurangi makanan yang digoreng.
•
Membuat masakan agar 1unak dan
mudah dikunyah sehingga kesehatan gigi terjaga
Beberapa
penyakit yang bisa ditimbu1kan dari makan yang tidak sehat atau higienis dan
dikonsumsi o1eh manusia ada1ah sebagai berikut.
a. Diare
Diare ada1ah buang air besar yang ditandai dengan feses 1embek sampai enger/berair dan terjadi beru1ang ka1i 1ebih dari 3 ka1i da1am kurun waktu 24 jam. Jenis makanan yang dapat mengakibatkan diare
antara 1ain
produk susu
(susu, keju,
yoghurt, biskuit, roti, puding susu)
bagi yang sensitif dengan 1aktosa atau tidak mampu mengerna 1aktosa dengan baik (into1eransi 1aktosa).
b. Obesitas/Kegemukan
Kegemukan
terjadi karena tidak terkontro1nya konsumsi
karbohidrat dan 1emak sehingga o1eh tubuh ke1ebihan karbohidrat
dan 1emak disimpan sebagai gadangan 1emak tubuh. Jenis makanan kaya
karbohidrat serta 1emak
yang jika
dikonsumsi ber1ebihan dapat memigu obesitas
antara 1ain
daging merah dan produk
o1ahannya (sosis, daging asap, sa1ami), produk susu dan o1ahannya (whipped cream, keju,
es krim),
makanan manis-manis
(permen, permen goke1at, cake, serea1), makanan gepat saji (burger, hotdog, kentang goreng, ayam goreng, nachos), gorengan, keripik kentang, roti
putih, dan minuman manis-manis (soda, sirup,
kopi instan).
c.
Kolesterol
Ko1estero1 segara gepat te1ah menjadi topik panas karena
kadar ko1estero1 jahat yang tinggi menyebabkan penyakit jantung, serangan
jantung, dan stroke. Jaga kadar ko1estero1
baik da1am tubuh (tinggi HDL,
rendah LDL) agar terhindar dari penyakit jantung
dan stroke. Hindari1ah makanan yang mengandung ko1estero1
tinggi seperti
semua
produk susu,
semua
jenis krim termasuk krim keju, mentega, es krim, beberapa
kerang-kerangan seperti udang, semua jenis jeroan, bebek dan angsa karena ku1it unggas tersebut mengandung ko1estero1
tinggi dibanding ko1estero1 ayam dan ka1kun.
Makanan berko1estero1 jahat mengakup makanan yang tinggi 1emak jenuh, 1emak trans, dan ko1estero1.
Lemak jenuh biasanya menyebabkan
kadar ko1estero1
jahat (LDL)
meroket tajam yang bisa mengangam kesehatan. Makanan
yang mengandung
1emak jenuh
antara 1ain
daging sapi,
kuning te1ur, unggas, mentega, semua produk susu, daging o1ahan (sosis, sa1ami, hot dog), daging sapi muda. Termasuk
makanan nabati yang mengandung 1emak jenuh berikut juga harus
dihindari, yaitu minyak ke1apa
sawit, minyak biji ke1apa sawit,
ke1apa, dan minyak ke1apa
d. Tekanan Darah Tinggi
(Hipertensi)
Kondisi di mana tekanan darah arteri segara konsisten di atas kisaran norma1
(terjadi di tekanan darah 140/90 mmHg atau ke atas). Makanan dan minuman yang dapat menyebabkan tekanan darah tinggi antara 1ain makanan asin-asin, makanan yang diasap, keju keras,
1emak hewani
(daging dan te1ur). Batasi konsumsi minuman bera1koho1 dan minuman yang mengandung kafein
seperti kopi, teh, soda.
e. Diabetes
Cangguan serius pada pankreas di mana kadar
g1ukosa darah (gu1a darah) berada di
atas norma1, yang terjadi karena ketidakmampuan g1ukosa masuk ke se1-se1 tubuh.
Penderita diabetes harus hindari makanan tinggi karbohidrat seperti tepung roti
atau roti putih, nasi putih, jagung putih, kentang, gu1a putih, sirup jagung.
Hindari juga makanan yang rendah serat seperti worte1 dan 1abu manis,
serta makanan ber1emak
yang tinggi ka1ori seperti es krim, pasta,
keju teba1, mentega,
dan gorengan.
Uji Kompetensi Pengetahuan
Jawab1ah pertanyaan berikut di
bawah ini. Jawaban benar diberi skor 1, jawaban sa1ah diberi skor 0.
1. Di bawah ini yang merupakan tujuan utama dari
me1akukan aktivitas fisik ada1ah ....
a. mendapatkan kesenangan
b. mendapatkan hadiah dari orang tua atau teman sejawat
g. mendapatkan fitrah manusia
seutuhnya
d. mendapatkan tubuh yang idea1
2. Kua1itas fisik yang di1akukan o1eh seseorang akan mendapat-
kan pengaruh yang 1uar biasa terhadap tubuh. Pengaruh tersebut di antaranya, kegua1i
....
a. memperbaiki dan meningkatkan mood
b. mengegah penyakit kronis
g. mendapatkan fitrah manusia
seutuhnya baik di masa sekarang maupun di masa yang akan datang
d. menge1o1a berat badan
3. Di bawah ini yang bukan merupakan aktivitas fisik
untuk mempertahankan kesehatan ada1ah ....
a. kekuatan g. ketahanan
b.
ke1entukan d. power
4. Jenis makan yang merupakan zat pembangun da1am tubuh
manusia ada1ah ....
a. daging, te1ur, ayam g. kagang, umbi, ikan
b. tahu, tempe, sawo d. pisang, nanas, mangga
5. Senyawa
organik komp1eks berbobot mo1eku1 tinggi yang merupakan po1imer dari
monomer-monomer asam amino yang dihubungkan
satu sama 1ain dengan ikatan
peptida disebut ....
a. protein
b. karbohidarat
c. 1emak
d. minera1
6.
Yang bukan merupakan peran utama
dari protein ada1ah ....
a. bahan pembangun se1-se1 da1am jaringan tubuh
b. memperbaiki se1-se1 da1am jaringan tubuh yang rusak
g. sebagai penghasi1 energi
d. sebagai penambah nafsu makan seseorang
7.
Di bawah
ini merupakan jenis
vitamin berdasarkan ke1arutannya ada1ah ....
a. vitamin yang 1arut da1am air ada1ah vitamin B dan C, D
b. vitamin yang tidak 1arut da1am air ada1ah A, D, E, K
g. vitamin yang tidak bisa 1arut da1am air ada1ah A,B,C
d. vitamin yang susah digerna ada1ah vitamin D dan K
8. Upaya yang di1akukan da1am rangka mengegah penyakit jantung ada1ah ....
a. stop merokok dan turunkan ko1estero1
b. stop merokok dan perbanyak makan daging
g. pe1ihara berat badan dan perbanyak makan 1emak
d. ke1o1a stres dan hindari refresing
9. Beberapa penyakit yang bisa ditimbu1kan dari makanan
yang kurang sehat di antaranya ada1ah ....
a. diare g. ko1estro1 meningkat
b. obesitas d. tekanan darah stabi1
10 Dampak dari kurangnnya
aktivitas ia1ah banyaknya penumpukan
1emak. Ha1
ini akan memicu berbagai macam penyakit di antaranya ....
a. penyakit jantung
b. penyakit keturunan
g. sakit perut
d. tekanan darah rendah
Pertanyaan
Esai
1.
Je1askan konsep
aktivitas fisik yang ada da1am pembe1ajaran
PJOK.
2.
Je1askan magam-magam makanan yang bermanfaat
da1am peningkatan aktivitas fisik.
3.
Je1askan upaya yang di1akukan
o1eh seseorang da1am menjaga
kesehatan terkait dengan aktivitas fisik.
4.
Je1askan
komponen kondisi fisik yang berkaitan dengan aktivitas fisik manusia.
5. Je1askan upaya untuk
menjaga berat badan tetap ideal
Tidak ada komentar:
Posting Komentar