Rabu, 06 Mei 2020

KELAS 9. SEMESTER GENAP. SENAM


Senam
BAB. VI

A.     Pengantar

Senam merupakan suatu cabang olahraga yang melibatkan performa gerakan yang membutuhkan kekuatan, kecepatan dan keserasian gerakan fisik yang teratur. Bentuk modern dari senam ialah: palang tak seimbang, balok keseimbangan, senam lantai. Bentuk-bentuk tersebut konon berkembang dari 1atihan yang digunakan oleh bangsa Yunani Kuno untuk menaiki dan menuruni seekor kuda dan pertunjukan sirkus. Senam biasa digunakan orang untuk rekreasi, relaksasi atau menenangkan pikiran, biasanya ada yang melakukannya di rumah, di tempat $tness, di gymnasium maupun di sekolah.
Di zaman sekarang, sejak kecil banyak anak sudah terbiasa diajarkan senam, baik oleh orang tua, maupun oleh guru olahraga di sekolah. Senam sangat penting untuk pembentukan kelenturan tubuh, yang menjadi arti penting bagi kelangsungan hidup manusia. Senam ada berbagai macam, di antaranya senam lantai, senam hamil, senam aerobik, senam pramuka, Senam Kesegaran Jasmani (SKJ), d11. Biasanya di seko1ah, guru mengajarkan senam yang mudah dipajami dan dilakukan oleh siswa. Namun, ketika beranjak remaja, banyak orang melakukan senam aerobik, ataupun senam lain termasuk meditasi untuk menenangkan diri.

Gerakan-gerakan senam sangat sesuai untuk mengisi program pendidikan jasmani. Gerakannya merangsang perkembangan komponen kebugaran jasmani seperti kekuatan dan daya tahan otot dari seluruh bagian tubuh. Di samping itu, senam juga berpotensi mengembangkan keterampilan gerak dasar, sebagai landasan penting bagi penguasan keterampilan teknik suatu cabang olahraga. Pengertian senam begitu luas cakupannya yang meliputi berbagai karakteristik geraknya. Senam lantai (ßouv esevcise) adalah satu bagian dari cabang senam, yang gerakannya dilakukan di atas lantai (matras) atau permadani. Senam ini disebut juga senam bebas karena pesenam tidak menggunakan alat bantu selain lantai (matras) dengan ukuran 12 x 12 meter atau menggunakan matras dengan lebar 1 meter dan panjang sesuai kebutuhan untuk menjaga keamanan.

B.      Materi Pembelajaran

1.       Aktivitas Pembelajaran 1
Nama pevmainan: Menepuk Kaki Berpasangan
DesŁvipsi Pembelajavan: Aktivitas yang harus dilakukan tidaklah sulit, siswa harus melakukan tepuk kaki secara berpasangan. Tepuk kaki ini dilakukan sambil duduk, dalam melakukanya harus menjunjung tinggi sportivitas, kerja sama, tanggung jawab, selain itu diharapkan siswa berkembang dalam hal pengetahuan, sikap dan keterampilannya.
Kamu harus mengamati tugas belajar gerak yang dilakukan oleh teman atau guru kamu. Setelah kamu mengamati cobalah untuk menanyakan cara melakukan tugas belajar yang dicontohkan tadi. Ketika proses menanya telah kamu lakukan, langkah selanjutnya cobalah kamu lakukan/mencoba tugas belajar gerak yang dilakukan oleh teman kamu. Ketika kamu melakukan, kamu harus bisa membandingkan gerakan mana yang paling efektif dalam tugas belajar gerak. Ketika kamu selesai membandingkan, diharapkan kamu bisa memberikan saran kepada teman kamu tentang tugas belajar gerak yang efektif.
Gapaian belajav sisva: saling percaya kepada teman, mampu menentukan tindakan dengan efektif, dan terampil dalam melakukan tepuk kaki berpasangan.

Alat dan bahan pembelajavan: lantai yang bersih atau lapangan yang aman dan nyaman.
Atuvan dan pevatuvan pevmainan:
1.       Pertama-tama siswa harus melakukan pemilihan pasangan dalam melakukan tugas belajar gerak.
2.       Pasangan dipilih supaya mempermudah dalam melakukan tugas belajar gerak.
3.       Setelah didapat, langkah selanjutya adalah melakukan tugas belajar gerak, cobalah duduk berhadapan.
4.       Setelah duduk cobalah angkat tungkai kalian, dan setelah diangkat cobalah lakukan tepukan secara bersamaan.
5.       Lakukan hal tersebut secara berulang-ulang sesuai dengan perintah guru.
Gambaran permainan:











Sumber: Dokumen Kemdikbud
Gambar 6.1 Menepuk kaki berpasangan
Meningkatkan tantangan dalam pembelajaran dan menurunkan tantangan dalam pembelajaran.
Gava mempevmudah:
1.       Jarak antara siswa dengan pasangannya dekat
2.       Tepuk kaki yang dilakukan tidak perlu terlalu tinggi

Gava mempevsuŁav:
1.       Melakukan tepuk kaki sambil berputar
2.       Posisi kaki harus di atas terus dengan ketinggian tertentu
2. Aktivitas Pembelajaran 2
Nama pevmainan: Bertahan Sambi1 Membe1akang
DesŁvipsi pembelajaan: Aktivitas ini sangat mudah dilakukan, namun sisiwa harus melakukanya dengan penuh kerja sama, jika tidak dilakukan dengan kerja sama, kamu akan susah dalam melakukan tugas belajar gerak ini. Ketika melakukan, lakukanlah dengan sportivitas tinggi, penuh rasa tanggung jawab, dsb.
Pada dasarnya, pembelajaran yang dilakukan harus mengem-bangkan kemampuan mengamati, menanya, mencoba, mengasosiasi, dan mengomunikasikan apa yang terjadi dalam belajar. Ketika kamu melakukan pembelajaran kamu harus mengamati apa yang dilakukan oleh guru atau teman kamu. Ketika semua itu telah dilakukan, cobalah untuk menanyakan kepada teman atau guru kamu dalam melakukan tugas belajar gerak. Setelah kamu mengamati dan menanyakan cobalah kamu lakukan aktivitas pembelajaran yang diperintahkan oleh guru kamu. Ketika kamu melakukan, cobalah kamu bandingkan dan pilih mana gerakan yang paling mudah dilakukan dan bermanfaat. Setelah hal tersebut dilakukan cobalah komunikasikan dengan teman kamu dan guru kamu.
Gapaian belajav sisva: mampu bertahan, bekerja sama, memposisikan diri dengan baik.
Alat dan bahan pembelajaran: lapangan terbuka yang bersih, aman dan nyaman.
Atuvan dan pevatuvan pevmainan:
1.       Aktivitas ini masih dilakukan dengan berpasangan.
2.       Pada   aktivitas   ini,    siswa   melakukannya     dengan  saling membelakangi.
3.       Cobalah untuk saling membelakangi, setelah itu cobalah untuk saling mendorong.
4.       Setelah saling mendorong, cobalah turunkan posisi badan sehingga tungkai agak tertekuk.

5.       Setelah  posisi   nyaman,  cobalah  bergerak ke   arah   yang ditentukan oleh guru.
6.       Kemudian bergeraklah sampai ke garis yang telah ditentukan oleh guru.
Gambaran permainan:

Sumber: Dokumen Kemdikbud
Gambar 6.2 Bertahan sambil membelakangi

Meningkatkan tantangan dalam pembelajaran dan menurunkan tantangan dalam pembelajaran
Gava mempevmudah:
1.       Dibantu dengan teman
2.       Dilakukan di dekat tembok
Gava mempevsuŁav:
1.       Dilakukan sambil bergerak
2.       Usahakan ketinggian kaki selalu sama
3.      Aktivitas Pembelajaran 3
Nama pevmainan: Membentuk Badan Segara Vertika1
DesŁvipsi pembelajavan: Aktivitas ini mirip dengan pembelajaran head stand, siswa harus melakukannya dengan dikombinasikan. Kombinasi yang harus kamu lakukan adalah dengan cara menjatuhkan badan. Lakukan tugas belajar gerak ini

dengan penuh tanggung jawab, sportivitas. Diharapkan setelah melakukan aktivitas ini berkembang dalam aspek pengetahuan, sikap dan keterampilannya.
Langkah awal yang harus kamu lakukan yakni harus mengamati tugas belajar gerak yang dilakukan oleh teman atau guru kamu. Ketika kamu mengamati tugas belajar gerak yang dilakukan sampai dengan kamu melakukan atau mencoba tugas belajar gerak, dalam melakukannya, kamu harus mengumpulkan informasi terkait dengan tugas belajar gerak yang dilakukan. Ketika kamu mengalami kesulitan dalam melakukan tugas belajar yang diberikan oleh guru kamu, alangkah baiknya kamu menanyakan kepada teman atau ke guru kamu.
Langkah selanjutnya, kamu harus menghubungkan informasi yang dapatkan baik dari guru atau teman dengan tugas belajar gerak supaya kamu mudah dalam melakukan tugas belajar dan me1akukan tugas be1ajar gerak dengan efisien. Per1u adanya mengomunikasikan setelah melakukan tugas belajar gerak baik kepada teman kamu ataupun dengan guru terkait dengan apa yang telah kamu pelajari.
Gapaian belajav sisva: Tanggung jawab, menghargai teman, mengetahui kapan melakukan gerakan yang tepat, terampil dalam hal melakukan menara jatuh.
Alat dan bahan pembelajavan: ruangan yang bersih dan terdapat dinding, matras yang aman dan memenuhi standar.
Atuvan dan pevatuvan pevmainan:
1.       Aktivitas ini bisa dilakukan dengan menggunakan bantuan teman ataupun sendirian, bergantung pada kemauan dan kemampuan siswa dalam melakukan tugas belajar gerak.
2.       Kalian harus melakukan gerakan seperti head stand ke dinding atau dengan bantuan teman.
3.       Setelah melakukannya, dan bersandar di dinding, jatuhkanlah badan ke arah awal melakukan gerakan.
4.       Lakukan hal ini berulang-ulang sesuai dengan perintah guru.
5.       Setelah itu, cobalah lakukan dengan bergerak ke samping kiri atau kanan sesuai dengan perintah guru.


Gambaran permainan:
Sumber: Dokumen Kemdikbud
Gambar 6.3 Menara jatuh
Meningkatkan tantangan dalam pembelajaran dan menurunkan tantangan dalam pembelajaran
Gava mempevmudah:
1.       Dilakukan dengan bantuan teman.
2.       Dilakukan di dekat dinding.
Gava mempevsuŁav:
1.       Menahan badan dalam beberapa waktu.
2.       Dilakukan sambil memutar badan perlahan lahan.
4.       Aktivitas Pembelajaran 4
Nama pevmainan: Di sini, Di sana, Di tempat
DesŁvipsi pembelajavan: Tugas belajar gerak yang harus siswa lakukan ini memerlukan konsentrasi yang sangat tinggi. Jika tidak berkonsentrasi, akan sulit dalam melakukan tugas belajar geraknya. Lakukan dengan sportivitas tinggi, tanggung jawab, dan diharapkan bisa berkembang dalam aspek pengetahuan, sikap dan keterampilan siswa.

Kamu harus bisa mengamati teman dan lawan bermain kamu di lapangan. Mengajukan pertanyaan kepada guru atau teman ketika kamu sulit dalam memahami atau melakukan tugas belajar gerak yang diberikan oleh guru. Pada tahapan selanjutnya, kamu harus bisa mengumpulkan informasi tentang belajar permainan secara kognitif-reflektif (pengetahuan yang berkaiatn dengan aktivitas pembelajaran yang dilakukan), afektif-emosional (berkaiatan dengan sika-sikap yang dilakukan selama aktivitas pembelajaran berlangsung, sosial, dan tentu secara motorik kamu dengan penuh kesadaran dan pengendalian diri. Menghubungkan semua informasi yang didapat ke dalam satu pengertian tertentu.
Setelah semua kegiatan dilakukan, langkah selanjutnya diharapkan kamu bisa melakukan diskusi kelompok beberapa saat, terutama manakala kamu melakukan gerak atau permainan yang bisa dikatakan sangat kompleks dan perlu pemahaman yang lebih mendalam. Komunikasikan hasil diskusi pada sesama teman bila perlu diskusikan juga dengan guru kamu supaya mendapatkan masukan atau saran yang sifatnya membangun.
Gapaian belajav sisva: Berkonsentrasi da1am me1akukan tugas belajar gerak, tidak berbuat curang, terampil dalam melakukan tugas belajar gerak terkait dengan aktivitas yang menunjang terhadap pembelajaran senam lantai.
Atuvan dan pevatuvan pevmainan:
1.       Siswa mengetahui tugas belajar gerak yang harus dilakukan.
2.       Terdapat tiga tugas belajar gerak yang harus dilakukan.
3.       Ketika guru menyebut di sana, kalian melakukan roll depan, ketika guru menyebut di sini, harus melakukan roll belakang, ketika guru menyebut di tempat, harus melakukan kombinasi antara roll depan dan belakang.
4.       Lakukan tugas belajar gerak tersebut sesuai dengan perintah guru.
5.       Jika melakukan kesalahan, diberi hukuman dengan berlari mengelilingi tempat yang digunakan.

Gambaran permainan:

Sumber: Dokumen Kemdikbud
Gambar 6.4 Di sini, di sana, di tempat

Meningkatkan tantangan dalam pembelajaran dan menurunkan tantangan dalam pembelajaran
Gava mempevmudah:
1.     Bentuk gerakan yang di1akukan mudah
2.    Jarak antarpos tidak jauh
Gava mempevsuŁav:
1.       Tugas belajar yang dilakukan kompleks
2.       Jarak tiap pos jauh
3.       Perpindahan ke setiap pos ditentukan oleh waktu yang minim
5.         Aktivitas Pembelajaran 5
Nama pevmainan: Membentuk Kelompok
Deskripsi pembelajaran: Siswa akan diberikan tugas belajar gerak yang begitu banyak dan bervariasi, siswa harus melaksanakan tugas belajar gerak sesuai dengan perintah guru. Lakukan tugas belajar gerak dengan penuh tanggung jawab, sportivitas, dan diharapkan dapat berkembang dalam hal pengetahuan, sikap dan keterampilan.

Pada dasarnya, pembelajaran yang dilakukan harus mengembangkan kemampuan mengamati, menanya, mencoba, mengasosiasikan, dan mengomunikasikan apa yang terjadi dalam belajar. Ketika kamu melakukan pembelajaran kamu, harus mengamati apa yang dilakukan oleh guru atau teman kamu. Ketika semua itu telah dilakukan, cobalah untuk menanyakan kepada teman atau guru kamu dalam melakukan tugas belajar gerak. Setelah kamu mengamati dan menanyakan, cobalah kamu lakukan aktivitas pembelajaran yang diperintahkan oleh guru kamu. Ketika kamu melakukan, cobalah kamu bandingkan dan pilih mana gerakan yang paling mudah dilakukan dan bermanfaat. Setelah hal tersebut dilakukan, cobalah komunikasikan dengan teman kamu dan guru kamu.
Gapaian belajav sisva: Mampu memutuskan suatu gerakan dengan tepat, bekerja sama dalam melakukan gerakan, terampil dalam melakukan gerakan-gerakan yang diperintahkan.
Alat dan bahan pembelajavan: Ruangan yang aman, matras.
Atuvan dan pevatuvan pevmainan:
1.       Masih seperti aktivitas pembelajaran sebelumnya, di mana siswa harus berkonsentrasi dalam melakukan aktivitas belajar gerak.
2.       Kalian harus mengingat macam-macam tugas belajar gerak yang diberikan oleh guru.
3.       Untuk instruksinya, ketika guru menyebutkan angka satu, kamu harus melakukan aktivitas roll depan satu kali, ketika guru menyebutkan angka dua, kamu melakukan bacŁ-voll satu kali; ketika guru menyebutkan angka tiga, siswa melakukan kayang; ketika guru menyebutkan angka empat, siswa melakukan handstand.
4.       Lakukan hal tersebut sesuai dengan perintah guru.
5.       Hindari kecurangan dalam melakukan gerakan.


Gambaran permainan:
Sumber: Dokumen Kemdikbud
Gambar 6.5 Membentuk kelompok
Meningkatkan tantangan dalam pembelajaran dan menurunkan tantangan dalam pembelajaran
Gava mempevmudah:
1.       Jenis aktivitas setiap instruksi di permudah
2.       Dilakukan dengan waktu yang singkat
Gava mempevsuŁav:
1.       Jenis instruksi diacak
2.       Instruksi dikaitkan dengan kata-kata yang mempunyai awalan sejenis
6.       Aktivitas Pembelajaran 6
Nama pevmainan: Pos Gerak
DesŁvipsi pembelajavan: Siswa akan dihadapkan pada berbagai macam tugas belajar gerak dengan kode angka. Setiap angka mempunyai tugas belajar gerak yang berbeda. Angka tersebut akan disebar membentuk lingkaran atau disesuaikan dengan keadaan sekolah. Lakukan dengan penuh tanggung jawab, sportivitas, dan diharapkan berkembang dalam aspek pengetahuan, sikap dan keterampilan setelah melakukan aktivitas belajar ini.

Kamu harus bisa mengamati teman dan lawan bermain kamu di lapangan. Mengajukan pertanyaan kepada guru atau teman ketika kamu sulit dalam memahami atau melakukan tugas belajar gerak yang diberikan oleh guru. Pada tahapan selanjutnya, kamu harus bisa mengumpulkan informasi tentang belajar permainan secara kognitif-reflektif (pengetahuan yang berkaiatn dengan aktivitas pembelajaran yang dilakukan), afektif-emosional (berkaiatan dengan sika-sikap yang dilakukan selama aktivitas pembelajaran berlangsung, sosial, dan tentu secara motorik kamu dengan penuh kesadaran dan pengendalian diri. Menghubungkan semua informasi yang didapat ke dalam satu pengertian tertentu.
Setelah semua kegiatan dilakukan, langkah selanjutnya diharapkan kamu bisa melakukan diskusi kelompok beberapa saat, terutama manakala kamu melakukan gerak atau permainan yang bisa dikatakan sangat kompleks dan perlu pemahaman yang lebih mendalam. Komunikasikan hasil diskusi pada sesama teman bila perlu diskusikan juga dengan guru kamu supaya mendapatkan masukan atau saran yang sifatnya membangun.
Gapaian belajav: Mampu memutuskan suatu gerakan dengan tepat, bekerja sama dalam melakukan gerakan, terampil dalam melakukan gerakan-gerakan yang diperintahkan.
Alat dan bahan pembelajavan: matras, ruangan atau lapangan yang aman dan nyaman.
Atuvan dan pevatuvan pevmainan:
1.       Siswa akan disuruh melakukan tugas belajar gerak yang telah dipersiapkan oleh guru.
2.       Tugas belajar gerak dilakukan dengan mengikuti pos-pos yang bertuliskan angka yang di dalamnya terdapat tugas belajar gerak yang harus siswa lakukan.
3.       Siswa harus melakukan tugas belajar gerak sesuai dengan angka (1 roll depan, 2 bacŁ-roll, 3 handstand, 4 kayang).
4.       Lakukan tugas belajar gerak secara berkesinambungan dan jangan sampai ada yang tidak dilaksanakan.
5.       Lakukanlah tugas belajar gerak satu kali dulu.
6.       Hal ini bisa dilakukan lebih dari satu kali sesuai dengan perintah guru.

Gambaran permainan:

Sumber: Dokumen Kemdikbud
Gambar 6.6 Tugas angka

Meningkatkan tantangan dalam pembelajaran dan menurunkan tantangan dalam pembelajaran
Gava mempevmudah:
1.       Jenis aktivitas setiap instruksi dipermudah.
2.       Dilakukan dengan waktu yang singkat.
Gava mempevsuŁav:
1.       Jenis instruksi diacak.
2.       Instruksi dikaitkan dengan kata-kata yang mempunyai awalan sejenis.
7.       Aktivitas Pembelajaran 7
Nama pevmainan: Lari-Lompat-Roll Depan
DesŁvipsi pembelajavan: Kamu diminta melakukan gerakan rangkaian dasar senam, mulai dari gerak lari-lompat pada papan tolak diakhiri gerak roll depan pada matras tinggi (mencoba/ melakukan). Ketika kamu melakukan, kamu pun diminta mengamati dan mengumpulkan informasi tentang cara melakukan gerakan rangkaian dasar senam, cara bertumpu pada papan, cara roll depan, dan cara aman melakukan gerakan, sementara teman kamu yang lain menjaga keselamatan. Lakukan jeda diskusi untuk

menanya dan mengasosiasi informasi dengan pengetahuan yang ada untuk membentuk pengetahuan yang baru. Akhiri pengajaran dengan guru meresume, dan meminta kamu untuk menyampaikan hal-hal yang dipelajari (mengomunikasi).
Gapaian pengajavan: kamu mampu melakukan gerakan rangkaian dasar senam, mampu bersikap saling tolong-menolong, respek dan toleran, mengenal cara melakukan dan mengetahui gerakan rangkaian dasar senam.
Alat dan bahan pembelajavan: papan tolak, matras (tebal/ tinggi), kuda-kuda lompat.
Atuvan dan pevatuvan pevmainan:
1.       Kamu perlu tahu dan yakin dapat melakukan gerakan rangkaian dasar senam ini.
2.       Kamu yang tidak melakukan gerakan senam bisa membantu teman kamu yang sedang melakukan.
3.       Lakukan gerakan rangkaian secara perlahan terlebih dahulu.
4.       Sebaiknya matras benar-benar ditinggikan (misal 1 meter). Gambaran permainan:








Sumber: Dokumen Kemdikbud
Gambar 6.7 Lari-lompat-roll depan

Cara mempermudah dan mempersukar gerakan rangkaian:
Gava mempevmudah:
1.       Jarak lari diperpendek
2.       Matras ditinggikan
Gava mempevsuŁav:
1.       Memperjauh jarak lari
2.       Matras direndahkan
8. Aktivitas Pembelajaran 8
Nama pevmainan: Ba1ing-ba1ing, roll belakang
DesŁvipsi pembelajavan: kamu diminta melakukan gerakan rangkaian dasar senam, mulai dari gerak baling-baling yang dilanjutkan, berdiri tegak dan berputar arah 180° , dilanjut gerak roll belakang di atas matras (mencoba/melakukan). Ketika kamu melakukan, kamu pun diminta mengamati dan mengumpulkan informasi tentang cara melakukan gerakan rangkaian dasar senam, cara menguasa gerakan, cara roll belakang, dan cara aman melakukan gerakan, sementara ada kamu lain yang menjaga keselamatan. Lakukan jeda diskusi untuk menanya dan mengasosiasi informasi dengan pengetahuan yang ada untuk membentuk pengetahuan yang baru. Akhiri pengajaran dengan guru meresume, dan meminta kamu untuk menyampaikan hal-hal yang dipelajari (mengomunikasi).
Gapaian pengajavan: kamu mampu melakukan gerakan rangkaian dasar senam, mampu bersikap saling tolong-menolong, respek dan toleran, mengenal cara melakukan dan mengetahui gerakan rangkaian dasar senam.
Alat dan bahan pembelajavan: matras.
Atuvan dan pevatuvan pevmainan:
1.       Kamu perlu tahu dan yakin dapat melakukan gerakan rangkaian dasar senam ini.
2.       Kamu yang tidak melakukan gerakan senam ini membantu kamu yang melakukan.

3.       Lakukan gerakan rangkaian secara perlahan terlebih dahulu.
4.      

Sebaiknya, matras benar-benar aman dan tidak keras. Gambaran permainan:
Sumber: Dokumen Kemdikbud
Gambar 6.8 Baling-baling roll belakang

Cara mempermudah dan mempersukar gerakan rangkaian:
Gava mempevmudah:
1.       Gerak baling-baling dipersingkat (misal, hanya 2 kali)
2.       Lakukan dalam tempo lambat.
Gava mempevsuŁav:
1.       Gerak baling-baling diperpanjang ( misal, sampai 7 kali)
2.       Lakukan dalam tempo singkat.
9. Aktivitas Pembelajaran 9
Nama pevmainan: Lari – Lompat – Sikap Kangkang
DesŁvipsi pembelajavan: kamu diminta melakukan gerakan rangkaian dasar senam, mulai dari gerak lari-lompat pada papan tolak, lengan bertumpu pada kuda-kuda lompat sambil membuka kedua tungkai lebar-lebar (gerak kangkang), diakhiri gerak mendarat kaki dan lengan ke atas (mencoba/melakukan). Ketika kamu melakukan, kamu pun diminta mengamati dan mengumpul- kan informasi tentang cara melakukan gerakan rangkaian dasar

senam, cara bertumpu pada papan, cara menolakan kaki, cara menumpukkan lengan dan cara aman melakukan gerakan, sementara teman yang lain yang menjaga keselamatan. Lakukan jeda diskusi untuk menanya dan mengasosiasi informasi dengan pengetahuan yang ada untuk membentuk pengetahuan yang baru. Akhiri pengajaran dengan guru meresume, dan meminta kamu untuk menyampaikan hal-hal yang dipelajari (mengomunikasi).
Gapaian pengajavan: kamu mampu melakukan gerakan rangkaian dasar senam, mampu bersikap saling tolong-menolong respek dan toleran, mengenal cara melakukan dan mengetahui gerakan rangkaian dasar senam.
Alat dan bahan pembelajavan: papan tolak, matras, kuda-kuda lompat.
Atuvan dan pevatuvan pevmainan:
1.       Kamu perlu tahu dan yakin dapat melakukan gerakan rangkaian dasar senam ini.
2.       Kamu yang tidak melakukan gerakan senam ini membantu kamu yang melakukan.
3.       Lakukan gerakan rangkaian secara perlahan terlebih dahulu.
4.       Sebaiknya matras benar-benar ditinggikan (misal, 1 meter). Gambaran permainan:




Sumber: Dokumen Kemdikbud
Gambar 6.9 Lari-lompat-sikap kangkang

Cara mempermudah dan mempersukar gerakan rangkaian:
Gava mempevmudah:
1.       Lakukan secara perlahan
2.       Ketinggian kuda-kuda lompat setinggi pusar kamu
Gava mempevsuŁav:
1.       Lakukan secara cepat
2.       Ketinggian kuda-kuda lompat ditinggikan.
10. Aktivitas Pembelajaran 10
Nama pevmainan: Handstand – Roll Depan – Sikap Kayang –
Ro11 Be1akang
DesŁvipsi pembelajavan : pada pembelajaran ini, rangkaian dan tujuan dari pembelajaran tidak berbeda jauh dengan pembelajaran sebelumnya. Kamu diminta melakukan rangkaian gerak dasar senam, mulai dari melakukan handstand, rol depan sikap kayang, dan gerakan akhir yang harus kamu lakukan adalah rol belakang. (proses mencoba/melakukan). Ketika kamu atau teman kamu melakukan rangkaian gerak dasar senam kamu bisa mengamati dan mengumpulkan informasi, terkait dengan cara melakukan gerakan handstand, rol depan, sikap kayang dan rol belakang. Supaya mendapatkan hasil pembelajaran, cobalah lakukan jeda pembelajaran supaya mendapatkan makna dari setiap apa yang dipelajari. Langkah akhir, cobalah komunikasikan dengan guru atau teman kamu terkait dengan pembelajaran yang dilakukan.
Gapaian pembelajavan: kamu mampu melakukan gerakan rangkaian dasar senam, mampu bersikap saling tolong-menolong, respek dan toleran, mengenal cara melakukan dan mengetahui gerakan rangkaian dasar senam.
Alat dan bahan pembelajavan: matras
Atuvan dan pevatuvan pevmainan:
1.       Yakinkan pada diri kamu bahwa kamu bisa melakukan dan mendapatkan hasil yang maksimal
2.       Ketika kamu tidak melakukan atau ketika menunggu giliran melakukan cobalah bantu teman kamu yang akan melakukan

3.       Lakukan rangkaian gerak dasar senam secara berkesinam- bungan dan jangan terburu-buru
Gambaran permainan:

Sumber: Dokumen Kemdikbud
Gambar 6.10 Handstand-roll depan-sikap kayang-roll belakang






Uji Kompetensi Pengetahuan

Jawablah pertanyaan berikut ini. Jawaban benar diberi skor 1, jawaban salah diberi skor 0.
1.       Posisi teman yang membantu saat melakukan gerakan senam lantai adalah ....
a.    di depan yang melakukan
b.    di belakang yang melakukan
c.     di samping yang melakukan
d.    di sebelah kanan matras

2.       Sikap permulaan guling ke belakang posisi jongkok, kedua tangan di depan dan posisi kaki ....
a.    sedikit dirapatkan
b.    dirapatkan sampai kedua kaki bersatu
c.     sedikit dibuka
d.    dibuka lebar-lebar
3.       Tempat-tempat yang bisa digunakan untuk melakukan senam lantai, kecuali ....
a.    rumah
b.    sekolah
c.     gymnasium
d.    tempat tidur
4.       Salah satu fungsi gerakan-gerakan senam lantai bagi seorang siswa adalah ....
a.    pengakuan diri
b.    mendapatkan pujian
c.     mengisi program kebugaran jasmani
d.    mendapatkan penghargaan sesaat
5.       Ukuran matras yang digunakan dalam melakukan senam lantai adalah ....
a.    11 × 12 meter
b.    12 × 12 meter
c.     13 × 12 meter
d.    11 × 11 meter
6.       Hikmah yang bisa didapatkan dari melakukan aktivitas menepuk kaki berpasangan adalah ....
a.    melatih kebersamaan atau kekompakan
b.    melatih salah satu jenis nomor atletik
c.     meningkatkan rasa percaya diri
d.    mendapatkan pujian dari teman dan guru

F.                    Berikut  ini  merupakan  bentuk-bentuk  1atihan  senam  1antai,
kecuali ....
a.    guling depan
b.    kayang
c.     sit-up
d.    guling lenting
8.       Dalam melakukan gerakan senam, tahapan pertama adalah ....
a.    memutar badan
b.    guling ke depan
c.     membelakangi
d.    penghormatan
9.       Saat melakukan gerakan guling ke depan, bagian tubuh yang mengenai matras terlebih dahulu adalah ….
a.    pinggang
b.    kepala
c.     perut
d.    tengkuk
10.   Kesalahan yang sering terjadi dalam melakukan roll belakang/ guling ke belakang adalah ....
a.    badan kurang melenting atau terlalu melenting
b.    pada saat kedua kaki ditolakkan, kedua lutut bengkok
c.     tolakan tangan kurang membantu dalam melakukan gerakan
d.    dagu tidak rapat ke dada

Pertanyaan Esai
1.       Jelaskan hal-hal yang perlu diperhatikan dalam pembelajaran senam lantai supaya tidak terjadi cidera.
2.       Jelaskan bagaimana cara melakukan rol depan yang baik.
3.        Bagian tubuh mana yang harus digerakkan ketika me1akukan
guling depan.
4.       Sikap tubuh seperti apa agar guling ke belakang berhasil dilakukan?
Apa manfaat dari keterampilan guling depan ketika tubuh akan terjatuh dari posisi sedang berlari?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar