Senam
BAB. VI
A.
Pengantar
Senam merupakan suatu cabang
olahraga yang melibatkan performa gerakan yang membutuhkan kekuatan, kecepatan dan keserasian gerakan fisik yang
teratur. Bentuk modern dari senam ialah: palang
tak seimbang, balok
keseimbangan, senam lantai. Bentuk-bentuk tersebut konon
berkembang dari 1atihan yang digunakan oleh bangsa
Yunani Kuno untuk
menaiki dan menuruni seekor kuda dan pertunjukan sirkus. Senam biasa
digunakan orang untuk rekreasi, relaksasi atau menenangkan pikiran, biasanya ada yang melakukannya di rumah, di tempat $tness, di gymnasium
maupun di sekolah.
Di zaman
sekarang, sejak kecil
banyak anak sudah
terbiasa diajarkan senam,
baik oleh orang
tua, maupun oleh guru olahraga di sekolah. Senam sangat
penting untuk pembentukan kelenturan tubuh, yang menjadi arti penting bagi
kelangsungan hidup manusia. Senam
ada berbagai macam,
di antaranya senam
lantai, senam hamil, senam
aerobik, senam pramuka,
Senam Kesegaran Jasmani (SKJ), d11. Biasanya di
seko1ah, guru mengajarkan senam yang mudah
dipajami dan dilakukan oleh siswa. Namun,
ketika beranjak remaja, banyak orang
melakukan senam aerobik, ataupun senam lain termasuk meditasi untuk menenangkan diri.
Gerakan-gerakan senam
sangat sesuai untuk
mengisi program pendidikan jasmani. Gerakannya merangsang perkembangan komponen kebugaran jasmani seperti kekuatan dan daya tahan otot dari seluruh bagian tubuh. Di
samping itu, senam juga berpotensi
mengembangkan keterampilan gerak dasar, sebagai landasan penting bagi penguasan
keterampilan teknik suatu cabang olahraga. Pengertian senam begitu
luas cakupannya yang meliputi berbagai
karakteristik geraknya. Senam lantai
(ßouv esevcise) adalah satu bagian dari
cabang senam, yang
gerakannya dilakukan di atas
lantai (matras) atau permadani. Senam ini disebut
juga senam bebas karena pesenam tidak menggunakan alat bantu selain lantai
(matras) dengan ukuran
12 x 12 meter atau menggunakan matras
dengan lebar 1 meter dan panjang sesuai kebutuhan untuk menjaga keamanan.
B. Materi Pembelajaran
1.
Aktivitas
Pembelajaran 1
Nama pevmainan:
Menepuk Kaki Berpasangan
DesŁvipsi Pembelajavan: Aktivitas yang harus dilakukan tidaklah sulit, siswa harus melakukan
tepuk kaki secara berpasangan. Tepuk kaki ini dilakukan sambil duduk, dalam
melakukanya harus menjunjung tinggi sportivitas, kerja
sama, tanggung jawab, selain itu
diharapkan siswa berkembang dalam hal
pengetahuan, sikap dan keterampilannya.
Kamu harus
mengamati tugas belajar
gerak yang dilakukan oleh teman atau
guru kamu. Setelah
kamu mengamati cobalah
untuk menanyakan cara melakukan tugas
belajar yang dicontohkan tadi. Ketika proses menanya
telah kamu lakukan,
langkah selanjutnya cobalah kamu
lakukan/mencoba tugas belajar
gerak yang dilakukan oleh teman kamu. Ketika
kamu melakukan, kamu harus bisa membandingkan
gerakan mana yang
paling efektif dalam
tugas belajar gerak. Ketika kamu
selesai membandingkan, diharapkan kamu bisa memberikan saran kepada teman kamu tentang
tugas belajar gerak yang efektif.
Gapaian belajav sisva: saling percaya kepada
teman, mampu menentukan
tindakan dengan efektif, dan terampil dalam melakukan tepuk kaki berpasangan.
Alat dan
bahan pembelajavan: lantai yang
bersih atau lapangan yang aman dan nyaman.
Atuvan dan pevatuvan pevmainan:
1. Pertama-tama siswa harus
melakukan pemilihan pasangan dalam melakukan tugas belajar
gerak.
2. Pasangan dipilih supaya mempermudah dalam melakukan tugas belajar gerak.
3. Setelah didapat, langkah selanjutya adalah
melakukan tugas belajar
gerak, cobalah duduk
berhadapan.
4. Setelah duduk cobalah angkat tungkai kalian, dan setelah
diangkat cobalah lakukan
tepukan secara bersamaan.
5. Lakukan hal tersebut secara berulang-ulang sesuai
dengan perintah guru.
Gambaran
permainan:
![]() |
Sumber: Dokumen Kemdikbud
Gambar 6.1 Menepuk kaki
berpasangan
Meningkatkan tantangan dalam pembelajaran dan menurunkan
tantangan dalam pembelajaran.
Gava
mempevmudah:
1.
Jarak
antara siswa dengan
pasangannya dekat
2.
Tepuk
kaki yang dilakukan tidak perlu terlalu
tinggi
Gava
mempevsuŁav:
1.
Melakukan tepuk kaki sambil
berputar
2.
Posisi kaki harus di atas terus
dengan ketinggian tertentu
2. Aktivitas Pembelajaran 2
Nama pevmainan:
Bertahan Sambi1 Membe1akang
DesŁvipsi pembelajaan: Aktivitas ini sangat mudah
dilakukan, namun sisiwa harus melakukanya dengan penuh kerja sama, jika tidak
dilakukan dengan kerja
sama, kamu akan
susah dalam melakukan tugas belajar
gerak ini. Ketika
melakukan, lakukanlah dengan sportivitas tinggi, penuh rasa
tanggung jawab, dsb.
Pada dasarnya,
pembelajaran yang dilakukan harus mengem-bangkan
kemampuan mengamati, menanya, mencoba,
mengasosiasi, dan mengomunikasikan apa yang terjadi
dalam belajar. Ketika kamu melakukan pembelajaran kamu harus mengamati
apa yang dilakukan oleh guru atau teman kamu. Ketika semua itu telah dilakukan,
cobalah untuk menanyakan kepada teman
atau guru kamu
dalam melakukan tugas
belajar gerak. Setelah kamu mengamati dan menanyakan cobalah
kamu lakukan aktivitas pembelajaran yang diperintahkan oleh guru
kamu. Ketika kamu melakukan, cobalah
kamu bandingkan dan pilih mana
gerakan yang paling
mudah dilakukan dan
bermanfaat. Setelah hal tersebut dilakukan cobalah komunikasikan dengan teman kamu dan guru kamu.
Gapaian belajav sisva: mampu
bertahan, bekerja sama, memposisikan diri dengan baik.
Alat dan bahan pembelajaran: lapangan terbuka
yang bersih, aman dan nyaman.
Atuvan dan pevatuvan pevmainan:
1.
Aktivitas ini masih dilakukan dengan berpasangan.
2. Pada aktivitas ini, siswa melakukannya dengan saling
membelakangi.
3. Cobalah untuk saling
membelakangi, setelah itu cobalah untuk saling mendorong.
4. Setelah saling mendorong, cobalah turunkan posisi badan sehingga tungkai
agak tertekuk.
5. Setelah posisi nyaman, cobalah bergerak ke arah yang ditentukan oleh guru.
6. Kemudian bergeraklah sampai
ke garis yang telah ditentukan oleh guru.
Gambaran
permainan:
![]() |
Sumber: Dokumen Kemdikbud
Gambar 6.2 Bertahan sambil
membelakangi
Meningkatkan tantangan dalam pembelajaran dan menurunkan
tantangan dalam pembelajaran
Gava
mempevmudah:
1.
Dibantu dengan teman
2.
Dilakukan di dekat tembok
Gava mempevsuŁav:
1.
Dilakukan sambil bergerak
2.
Usahakan ketinggian kaki selalu
sama
3. Aktivitas Pembelajaran 3
Nama pevmainan: Membentuk Badan Segara Vertika1
DesŁvipsi pembelajavan: Aktivitas ini mirip dengan pembelajaran head stand, siswa
harus melakukannya dengan dikombinasikan. Kombinasi yang harus kamu lakukan
adalah dengan
cara menjatuhkan badan.
Lakukan tugas belajar
gerak ini
dengan penuh tanggung jawab,
sportivitas. Diharapkan setelah melakukan aktivitas ini berkembang dalam aspek pengetahuan, sikap
dan keterampilannya.
Langkah awal yang
harus kamu lakukan yakni harus mengamati tugas belajar
gerak yang dilakukan oleh teman atau guru kamu. Ketika kamu mengamati tugas belajar gerak yang
dilakukan sampai dengan kamu melakukan atau
mencoba tugas belajar gerak, dalam melakukannya, kamu harus mengumpulkan informasi terkait
dengan tugas belajar
gerak yang dilakukan. Ketika kamu mengalami kesulitan dalam melakukan tugas belajar
yang diberikan oleh guru kamu, alangkah baiknya kamu menanyakan kepada teman atau ke guru kamu.
Langkah
selanjutnya, kamu harus menghubungkan informasi
yang dapatkan baik dari guru atau teman dengan
tugas belajar gerak supaya
kamu mudah dalam
melakukan tugas belajar
dan me1akukan
tugas be1ajar gerak dengan efisien. Per1u adanya mengomunikasikan setelah melakukan
tugas belajar gerak baik kepada teman kamu
ataupun dengan guru
terkait dengan apa yang
telah kamu pelajari.
Gapaian belajav sisva: Tanggung jawab, menghargai teman, mengetahui kapan melakukan gerakan yang tepat,
terampil dalam hal
melakukan menara jatuh.
Alat dan bahan pembelajavan:
ruangan yang bersih dan terdapat dinding, matras yang aman dan memenuhi
standar.
Atuvan dan pevatuvan pevmainan:
1. Aktivitas ini bisa dilakukan dengan menggunakan bantuan teman ataupun sendirian, bergantung
pada kemauan dan kemampuan siswa dalam
melakukan tugas belajar
gerak.
2. Kalian harus melakukan gerakan seperti head stand ke dinding atau dengan
bantuan teman.
3. Setelah melakukannya, dan bersandar di dinding, jatuhkanlah badan ke arah awal
melakukan gerakan.
4.
Lakukan hal ini berulang-ulang sesuai dengan perintah guru.
5. Setelah itu, cobalah
lakukan dengan bergerak
ke samping kiri atau kanan sesuai dengan
perintah guru.
![]() |
Gambaran permainan:
Sumber: Dokumen Kemdikbud
Gambar 6.3 Menara jatuh
Meningkatkan tantangan dalam pembelajaran dan menurunkan
tantangan dalam pembelajaran
Gava
mempevmudah:
1.
Dilakukan dengan bantuan teman.
2.
Dilakukan di dekat dinding.
Gava mempevsuŁav:
1.
Menahan badan dalam beberapa waktu.
2.
Dilakukan sambil memutar badan
perlahan lahan.
4.
Aktivitas
Pembelajaran 4
Nama pevmainan: Di
sini, Di sana, Di tempat
DesŁvipsi pembelajavan: Tugas belajar
gerak yang harus
siswa lakukan ini memerlukan konsentrasi yang sangat tinggi. Jika tidak berkonsentrasi, akan sulit dalam
melakukan tugas belajar geraknya. Lakukan dengan
sportivitas tinggi, tanggung jawab, dan
diharapkan bisa berkembang dalam aspek pengetahuan, sikap dan keterampilan siswa.
Kamu harus
bisa mengamati teman
dan lawan bermain
kamu di lapangan. Mengajukan pertanyaan kepada guru
atau teman ketika kamu sulit dalam memahami
atau melakukan tugas
belajar gerak yang diberikan oleh guru. Pada tahapan selanjutnya, kamu harus bisa
mengumpulkan informasi tentang belajar permainan secara kognitif-reflektif (pengetahuan
yang berkaiatn dengan aktivitas pembelajaran
yang dilakukan), afektif-emosional (berkaiatan dengan sika-sikap yang dilakukan selama
aktivitas pembelajaran berlangsung,
sosial, dan tentu secara motorik kamu dengan penuh
kesadaran dan pengendalian diri. Menghubungkan semua informasi yang didapat ke dalam satu
pengertian tertentu.
Setelah semua
kegiatan dilakukan, langkah selanjutnya diharapkan kamu
bisa melakukan diskusi
kelompok beberapa saat, terutama manakala kamu melakukan
gerak atau permainan yang bisa dikatakan sangat
kompleks dan perlu
pemahaman yang lebih mendalam. Komunikasikan hasil
diskusi pada sesama teman bila perlu diskusikan juga dengan guru
kamu supaya mendapatkan masukan atau
saran yang sifatnya
membangun.
Gapaian belajav sisva: Berkonsentrasi da1am me1akukan
tugas belajar gerak, tidak berbuat
curang, terampil dalam
melakukan tugas belajar gerak terkait dengan aktivitas yang menunjang
terhadap pembelajaran senam
lantai.
Atuvan dan pevatuvan pevmainan:
1.
Siswa
mengetahui tugas belajar
gerak yang harus
dilakukan.
2.
Terdapat tiga tugas belajar
gerak yang harus
dilakukan.
3. Ketika guru menyebut di sana, kalian melakukan roll depan, ketika guru menyebut di
sini, harus melakukan roll belakang, ketika guru
menyebut di tempat,
harus
melakukan kombinasi antara roll depan dan belakang.
4. Lakukan tugas belajar gerak tersebut sesuai
dengan perintah guru.
5. Jika melakukan kesalahan, diberi hukuman dengan berlari mengelilingi tempat
yang digunakan.
Gambaran permainan:
![]() |
Sumber: Dokumen Kemdikbud
Gambar 6.4 Di sini, di
sana, di tempat
Meningkatkan tantangan dalam pembelajaran dan menurunkan
tantangan dalam pembelajaran
Gava mempevmudah:
1.
Bentuk
gerakan yang di1akukan mudah
2.
Jarak antarpos tidak jauh
Gava mempevsuŁav:
1.
Tugas
belajar yang dilakukan kompleks
2.
Jarak tiap pos jauh
3.
Perpindahan ke setiap pos ditentukan oleh
waktu yang minim
5.
Aktivitas
Pembelajaran 5
Nama pevmainan:
Membentuk Kelompok
Deskripsi pembelajaran: Siswa akan diberikan tugas belajar gerak yang begitu
banyak dan bervariasi, siswa harus melaksanakan tugas belajar
gerak sesuai dengan
perintah guru. Lakukan
tugas belajar gerak dengan
penuh tanggung jawab,
sportivitas, dan diharapkan dapat berkembang dalam hal pengetahuan, sikap dan keterampilan.
Pada dasarnya,
pembelajaran yang dilakukan harus mengembangkan
kemampuan mengamati, menanya, mencoba, mengasosiasikan, dan mengomunikasikan apa
yang terjadi dalam belajar. Ketika kamu
melakukan pembelajaran kamu, harus mengamati apa yang dilakukan oleh guru atau
teman kamu. Ketika semua itu telah dilakukan, cobalah untuk menanyakan kepada teman atau guru
kamu dalam melakukan tugas belajar gerak. Setelah kamu mengamati dan menanyakan, cobalah
kamu lakukan aktivitas pembelajaran yang diperintahkan oleh guru
kamu. Ketika kamu melakukan, cobalah
kamu bandingkan dan pilih mana
gerakan yang paling
mudah dilakukan dan
bermanfaat. Setelah hal tersebut dilakukan, cobalah komunikasikan dengan teman kamu dan guru kamu.
Gapaian belajav sisva: Mampu memutuskan suatu gerakan dengan tepat, bekerja
sama dalam melakukan gerakan, terampil dalam melakukan gerakan-gerakan yang diperintahkan.
Alat
dan bahan pembelajavan: Ruangan yang aman, matras.
Atuvan dan pevatuvan pevmainan:
1. Masih seperti aktivitas
pembelajaran sebelumnya, di mana
siswa harus berkonsentrasi dalam melakukan aktivitas belajar gerak.
2. Kalian harus mengingat macam-macam tugas belajar
gerak yang diberikan oleh guru.
3. Untuk instruksinya, ketika guru menyebutkan angka satu, kamu harus melakukan aktivitas roll depan satu kali, ketika guru menyebutkan angka dua, kamu melakukan bacŁ-voll
satu kali; ketika guru menyebutkan angka
tiga, siswa melakukan kayang; ketika guru menyebutkan
angka empat, siswa melakukan handstand.
4.
Lakukan hal tersebut sesuai
dengan perintah guru.
5.
Hindari kecurangan dalam melakukan gerakan.
![]() |
Gambaran permainan:
Sumber: Dokumen Kemdikbud
Gambar 6.5 Membentuk
kelompok
Meningkatkan tantangan dalam pembelajaran dan menurunkan
tantangan dalam pembelajaran
Gava mempevmudah:
1.
Jenis
aktivitas setiap instruksi di permudah
2.
Dilakukan dengan waktu yang
singkat
Gava mempevsuŁav:
1.
Jenis instruksi diacak
2. Instruksi
dikaitkan dengan kata-kata yang mempunyai awalan sejenis
6. Aktivitas Pembelajaran 6
Nama pevmainan: Pos Gerak
DesŁvipsi pembelajavan: Siswa akan dihadapkan pada
berbagai macam tugas belajar gerak dengan kode angka. Setiap
angka mempunyai tugas belajar gerak
yang berbeda. Angka
tersebut akan disebar
membentuk lingkaran atau disesuaikan dengan keadaan sekolah. Lakukan
dengan penuh tanggung jawab, sportivitas, dan diharapkan berkembang dalam aspek pengetahuan, sikap dan
keterampilan setelah melakukan aktivitas belajar ini.
Kamu harus
bisa mengamati teman
dan lawan bermain
kamu di lapangan. Mengajukan pertanyaan kepada guru
atau teman ketika kamu sulit dalam memahami
atau melakukan tugas
belajar gerak yang diberikan oleh guru. Pada tahapan selanjutnya, kamu harus bisa
mengumpulkan informasi tentang belajar permainan secara kognitif-reflektif (pengetahuan
yang berkaiatn dengan aktivitas pembelajaran
yang dilakukan), afektif-emosional (berkaiatan dengan sika-sikap yang dilakukan selama
aktivitas pembelajaran berlangsung,
sosial, dan tentu secara motorik kamu dengan penuh
kesadaran dan pengendalian diri. Menghubungkan semua informasi yang didapat ke dalam satu
pengertian tertentu.
Setelah semua
kegiatan dilakukan, langkah selanjutnya diharapkan kamu
bisa melakukan diskusi
kelompok beberapa saat, terutama manakala kamu melakukan
gerak atau permainan yang bisa dikatakan sangat
kompleks dan perlu
pemahaman yang lebih mendalam. Komunikasikan hasil
diskusi pada sesama teman bila perlu diskusikan juga dengan guru
kamu supaya mendapatkan masukan atau
saran yang sifatnya
membangun.
Gapaian belajav: Mampu memutuskan suatu gerakan dengan tepat, bekerja sama dalam
melakukan gerakan, terampil dalam melakukan gerakan-gerakan yang
diperintahkan.
Alat dan bahan
pembelajavan: matras, ruangan
atau lapangan yang aman dan nyaman.
Atuvan dan pevatuvan pevmainan:
1. Siswa akan disuruh
melakukan tugas belajar
gerak yang telah dipersiapkan
oleh guru.
2. Tugas belajar gerak
dilakukan dengan mengikuti pos-pos yang bertuliskan angka yang
di dalamnya terdapat tugas belajar gerak yang
harus siswa lakukan.
3. Siswa harus melakukan tugas belajar gerak
sesuai dengan angka (1 roll depan, 2 bacŁ-roll,
3 handstand, 4 kayang).
4. Lakukan tugas belajar
gerak secara berkesinambungan dan jangan sampai ada
yang tidak dilaksanakan.
5.
Lakukanlah tugas belajar gerak
satu kali dulu.
6. Hal ini bisa dilakukan lebih dari satu kali sesuai dengan
perintah guru.
Gambaran permainan:
![]() |
Sumber: Dokumen Kemdikbud
Gambar 6.6 Tugas angka
Meningkatkan tantangan dalam pembelajaran dan menurunkan
tantangan dalam pembelajaran
Gava mempevmudah:
1.
Jenis
aktivitas setiap instruksi dipermudah.
2.
Dilakukan dengan waktu yang singkat.
Gava mempevsuŁav:
1.
Jenis instruksi diacak.
2. Instruksi
dikaitkan dengan kata-kata yang mempunyai awalan sejenis.
7. Aktivitas Pembelajaran 7
Nama pevmainan:
Lari-Lompat-Roll Depan
DesŁvipsi pembelajavan: Kamu diminta melakukan gerakan rangkaian dasar
senam, mulai dari
gerak lari-lompat pada
papan tolak diakhiri gerak roll depan
pada matras tinggi (mencoba/ melakukan). Ketika kamu melakukan, kamu pun
diminta mengamati dan mengumpulkan informasi tentang cara melakukan gerakan rangkaian dasar senam,
cara bertumpu pada
papan, cara roll depan, dan cara aman melakukan gerakan,
sementara teman kamu yang
lain menjaga keselamatan. Lakukan jeda diskusi
untuk
menanya dan mengasosiasi informasi
dengan pengetahuan yang ada
untuk membentuk pengetahuan yang baru. Akhiri
pengajaran dengan guru meresume, dan meminta kamu
untuk menyampaikan hal-hal yang dipelajari (mengomunikasi).
Gapaian pengajavan: kamu mampu melakukan gerakan rangkaian dasar senam,
mampu bersikap saling
tolong-menolong, respek dan toleran,
mengenal cara melakukan dan mengetahui
gerakan rangkaian dasar
senam.
Alat dan bahan pembelajavan:
papan tolak, matras (tebal/ tinggi), kuda-kuda lompat.
Atuvan dan pevatuvan pevmainan:
1. Kamu perlu tahu dan yakin dapat melakukan gerakan rangkaian
dasar senam ini.
2. Kamu yang tidak
melakukan gerakan senam
bisa membantu teman kamu yang sedang
melakukan.
3.
Lakukan gerakan rangkaian secara
perlahan terlebih dahulu.
4. Sebaiknya matras benar-benar ditinggikan (misal 1 meter).
Gambaran permainan:
![]() |
Sumber: Dokumen Kemdikbud
Gambar 6.7 Lari-lompat-roll
depan
Cara
mempermudah dan mempersukar gerakan rangkaian:
Gava mempevmudah:
1.
Jarak lari diperpendek
2.
Matras ditinggikan
Gava mempevsuŁav:
1.
Memperjauh jarak lari
2.
Matras direndahkan
8. Aktivitas Pembelajaran 8
Nama
pevmainan: Ba1ing-ba1ing, roll belakang
DesŁvipsi pembelajavan: kamu diminta melakukan gerakan rangkaian dasar senam, mulai dari
gerak baling-baling yang dilanjutkan, berdiri tegak
dan berputar arah 180° , dilanjut gerak roll
belakang di atas matras
(mencoba/melakukan). Ketika kamu melakukan, kamu
pun diminta mengamati dan mengumpulkan
informasi tentang cara melakukan gerakan rangkaian dasar senam, cara menguasa
gerakan, cara roll belakang, dan cara
aman melakukan gerakan, sementara ada kamu lain yang menjaga keselamatan. Lakukan
jeda diskusi untuk menanya dan mengasosiasi informasi dengan
pengetahuan yang ada untuk membentuk
pengetahuan yang baru. Akhiri pengajaran dengan guru meresume, dan meminta
kamu untuk menyampaikan hal-hal yang dipelajari (mengomunikasi).
Gapaian pengajavan: kamu mampu melakukan gerakan rangkaian dasar senam,
mampu bersikap saling
tolong-menolong, respek dan toleran,
mengenal cara melakukan dan mengetahui
gerakan rangkaian dasar
senam.
Alat dan bahan pembelajavan: matras.
Atuvan dan pevatuvan pevmainan:
1. Kamu perlu tahu dan yakin dapat melakukan gerakan rangkaian
dasar senam ini.
2. Kamu yang tidak
melakukan gerakan senam
ini membantu kamu yang melakukan.
3.
Lakukan gerakan rangkaian secara
perlahan terlebih dahulu.
4.
![]() |
Sebaiknya, matras benar-benar aman dan tidak keras. Gambaran permainan:
Sumber: Dokumen Kemdikbud
Gambar 6.8 Baling-baling
roll belakang
Cara mempermudah dan mempersukar gerakan rangkaian:
Gava
mempevmudah:
1.
Gerak
baling-baling dipersingkat (misal,
hanya 2 kali)
2.
Lakukan dalam tempo lambat.
Gava mempevsuŁav:
1.
Gerak
baling-baling diperpanjang ( misal, sampai
7 kali)
2.
Lakukan dalam tempo singkat.
9. Aktivitas Pembelajaran 9
Nama pevmainan: Lari – Lompat – Sikap
Kangkang
DesŁvipsi pembelajavan: kamu diminta melakukan gerakan rangkaian dasar senam, mulai
dari gerak lari-lompat pada papan tolak, lengan bertumpu
pada kuda-kuda lompat
sambil membuka kedua
tungkai lebar-lebar (gerak kangkang), diakhiri gerak mendarat kaki dan lengan ke atas (mencoba/melakukan). Ketika kamu melakukan, kamu pun diminta mengamati dan mengumpul- kan informasi tentang cara melakukan gerakan rangkaian dasar
senam, cara bertumpu pada
papan, cara menolakan kaki, cara
menumpukkan lengan dan cara aman melakukan gerakan, sementara teman yang lain yang menjaga keselamatan. Lakukan jeda diskusi untuk menanya dan mengasosiasi informasi
dengan pengetahuan yang ada untuk membentuk pengetahuan yang baru. Akhiri pengajaran dengan guru meresume, dan meminta kamu untuk menyampaikan hal-hal yang dipelajari (mengomunikasi).
Gapaian pengajavan: kamu mampu melakukan gerakan rangkaian dasar senam,
mampu bersikap saling
tolong-menolong respek dan toleran,
mengenal cara melakukan dan mengetahui
gerakan rangkaian dasar
senam.
Alat dan bahan
pembelajavan: papan tolak,
matras, kuda-kuda lompat.
Atuvan dan pevatuvan pevmainan:
1. Kamu perlu tahu dan yakin dapat melakukan gerakan rangkaian
dasar senam ini.
2. Kamu yang tidak
melakukan gerakan senam
ini membantu kamu yang melakukan.
3.
Lakukan gerakan rangkaian secara
perlahan terlebih dahulu.
4. Sebaiknya
matras benar-benar ditinggikan (misal, 1 meter). Gambaran permainan:
![]() |
Sumber: Dokumen Kemdikbud
Gambar 6.9
Lari-lompat-sikap kangkang
Cara
mempermudah dan mempersukar gerakan rangkaian:
Gava mempevmudah:
1.
Lakukan secara perlahan
2.
Ketinggian kuda-kuda lompat setinggi pusar kamu
Gava mempevsuŁav:
1.
Lakukan secara cepat
2.
Ketinggian kuda-kuda lompat ditinggikan.
10. Aktivitas Pembelajaran 10
Nama pevmainan: Handstand – Roll Depan – Sikap Kayang –
Ro11 Be1akang
DesŁvipsi
pembelajavan : pada pembelajaran ini, rangkaian dan tujuan dari pembelajaran tidak
berbeda jauh dengan
pembelajaran sebelumnya. Kamu diminta melakukan rangkaian gerak dasar senam, mulai
dari melakukan handstand, rol depan sikap
kayang, dan gerakan akhir
yang harus kamu lakukan adalah
rol belakang. (proses mencoba/melakukan). Ketika kamu atau teman kamu melakukan rangkaian gerak dasar
senam kamu bisa
mengamati dan mengumpulkan informasi, terkait dengan cara
melakukan gerakan handstand, rol depan, sikap
kayang dan rol belakang.
Supaya mendapatkan hasil pembelajaran, cobalah
lakukan jeda pembelajaran supaya mendapatkan makna dari setiap apa yang dipelajari. Langkah
akhir, cobalah komunikasikan dengan guru atau teman
kamu terkait dengan
pembelajaran yang dilakukan.
Gapaian pembelajavan: kamu mampu melakukan gerakan rangkaian dasar senam,
mampu bersikap saling
tolong-menolong, respek dan toleran,
mengenal cara melakukan dan mengetahui
gerakan rangkaian dasar
senam.
Alat dan bahan pembelajavan: matras
Atuvan dan pevatuvan pevmainan:
1. Yakinkan pada diri kamu bahwa
kamu bisa melakukan
dan mendapatkan hasil yang
maksimal
2. Ketika kamu tidak
melakukan atau ketika
menunggu giliran melakukan cobalah bantu
teman kamu yang
akan melakukan
3. Lakukan rangkaian gerak
dasar senam secara
berkesinam- bungan dan jangan
terburu-buru
Gambaran
permainan:
![]() |
Sumber: Dokumen Kemdikbud
Gambar 6.10 Handstand-roll
depan-sikap kayang-roll belakang
Uji
Kompetensi Pengetahuan
Jawablah pertanyaan berikut ini. Jawaban
benar diberi skor 1,
jawaban salah diberi skor
0.
1.
Posisi teman
yang membantu saat melakukan gerakan
senam lantai adalah ....
a. di depan yang melakukan
b. di belakang yang melakukan
c. di samping yang melakukan
d. di sebelah kanan matras
2.
Sikap permulaan guling ke belakang
posisi jongkok, kedua tangan di depan dan posisi kaki
....
a.
sedikit dirapatkan
b. dirapatkan sampai kedua kaki bersatu
c. sedikit dibuka
d. dibuka lebar-lebar
3.
Tempat-tempat yang bisa digunakan untuk melakukan senam lantai,
kecuali ....
a. rumah
b. sekolah
c. gymnasium
d. tempat tidur
4.
Salah satu fungsi gerakan-gerakan senam lantai bagi seorang
siswa adalah
....
a. pengakuan diri
b. mendapatkan pujian
c. mengisi program kebugaran jasmani
d. mendapatkan penghargaan sesaat
5.
Ukuran matras yang
digunakan dalam melakukan senam lantai adalah
....
a.
11 ×
12 meter
b. 12 × 12 meter
c. 13 × 12 meter
d. 11 × 11 meter
6.
Hikmah yang bisa
didapatkan dari melakukan aktivitas menepuk
kaki berpasangan adalah
....
a.
melatih kebersamaan atau kekompakan
b. melatih salah satu jenis nomor atletik
c. meningkatkan rasa percaya diri
d. mendapatkan pujian dari teman dan guru
F.
Berikut ini merupakan bentuk-bentuk
1atihan senam
1antai,
kecuali
....
a.
guling depan
b.
kayang
c. sit-up
d.
guling lenting
8. Dalam melakukan gerakan senam, tahapan
pertama adalah ....
a.
memutar badan
b.
guling ke
depan
c.
membelakangi
d.
penghormatan
9. Saat melakukan gerakan
guling ke depan,
bagian tubuh yang mengenai matras terlebih dahulu
adalah ….
a.
pinggang
b.
kepala
c.
perut
d.
tengkuk
10. Kesalahan
yang sering terjadi
dalam melakukan roll belakang/ guling ke belakang adalah
....
a.
badan kurang melenting atau terlalu melenting
b.
pada saat kedua kaki ditolakkan, kedua lutut bengkok
c.
tolakan tangan kurang membantu dalam melakukan gerakan
d.
dagu tidak rapat ke
dada
Pertanyaan
Esai
1. Jelaskan hal-hal yang perlu diperhatikan dalam pembelajaran senam lantai supaya
tidak terjadi cidera.
2.
Jelaskan bagaimana cara melakukan rol depan yang baik.
3.
Bagian
tubuh mana yang harus digerakkan ketika me1akukan
guling depan.
4. Sikap tubuh seperti apa agar guling ke belakang berhasil
dilakukan?
Apa manfaat dari keterampilan guling
depan ketika tubuh
akan terjatuh dari posisi
sedang berlari?









Tidak ada komentar:
Posting Komentar